LANGIT7.ID, Kendal - Kabupaten Kendal memiliki destinasi wisata sepeda yang menantang di kaki Gunung Perahu, tepatnya di Dusun Kenjuran, Desa Purwosari, Kecamatan Sukorejo. Sport tourism bernama Kenjuran bike Park, itu belum lama diresmikan oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto.
Selain untuk olahraga downhill, trek di jalur ini bisa digunakan untuk olahraga enduro, atau sepeda motor yang menggunakan jalanan off road, maupun untuk cross country, atau lari jarak jauh yang menggunakan lintasan alam terbuka, bukan di dalam stadion.
Destinasi wisata baru ini memiliki ketinggian 1379 meter di atas permukaan laut (mdpl). Udaranya sangat sejuk, karena berada di antara banyak perkebunan milik warga lokal yang akan menjadi jalur wisata.
“Kalau pagi saja seperti ini, apalagi kalau malam pasti menggigil. Setelah diresmikan ini, kita akan bantu untuk mempromosikan agar lebih banyak lagi pegiat-pegiat sepeda banyak yang tahu,” kata Bupati Kendal Dico Ganinduto, baru-baru ini.
Dico bersama dengan para pejabat di lingkungan Pemkab Kudus sudah mencoba trek sepanjang 12 km tersebut dan finis di Desa Kalipakis. Jalur tersebut melewati perbukitan, melalui kebun cengkeh, kebun kopi dan jambu. Trek yang dilewati cukup menantang dan akan mampu menguji adrenalin penghobi sepeda.
“Trek yang bervariasi, yakni selain jalan beralas tanah juga terdapat jalur bebatuan dan aspal. Panorama yang disuguhkan kepada pesepeda adalah menikmati kawasan perkebunan. Segera akan kami selenggarakan event untuk mempromosikannya,” tuturnya.
Ternyata bukan hanya satu sport tourisme bike di Kenjuran saja yang akan diresmikan. Dico berencana untuk menambah 4 titik lagi yang bakal memanjakan para penghobi bersepeda di kawasan tersebut. Hanya saja, ia belum memastikan kapan baru akan dibuka
“Ayo, yang doyan downhil, bisa dicoba dulu njih. Atau barangkali sudah ada yang mencoba?,” kata dia.
Baca juga:
Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah MotoGP 2022Sekadar diketahui, Kenjuran ini merupakan dusun yang bersejarah di Kabupaten Kendal, karena pernah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kendal di masa penjajahan kolonial Belanda.
Sebelum bermukim di Kenjuran, pemerintahan Kendal dipusatkan di Kawedanan Sukorejo dan baru pindah pada 5 September 1947 akibat dibombardir Belanda dan penduduknya diungsikan.
(sof)