LANGIT7.ID-, Jakarta - - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
Dito Ariotedjo buka suara terkait isu
perselingkuhan dirinya dengan artis muda
Davina Karamoy.Lewat pernyataan resmi, Dito Ariotedjo mengakui bahwa dirinya telah bercerai dengan istrinya, Niena Kirana. Namun, Dito memastikan perceraiannya bukan disebabkan oleh Davina Karamoy.
Baca juga: Diisukan Jadi Pelakor, Davina Karamoy: Fitnah di Luar NurulLebih lanjut, Dito mengungkapkan bahwa proses perceraiannya sudah berlangsung lama sebelum ia mengenal artis yang bermain di film Ipar Adalah Maut itu.
"Hari ini, saya cuma bisa pastikan bukan DK penyebab saya berpisah. Semua proses perceraian sudah berjalan jauh sebelum saya mengenal DK. Faktanya, saya sudah berpisah sejak 31 Mei dan proses gugatan di pengadilan sudah mulai berproses resmi sejak 12 Juni. Setelah itu sidang perdana adalah pada 9 Juli. Saya baru pertama kali mengenal DK pada akhir Juli," kata Dito.
Terkait penyebab perceraian, Dito enggan menjelaskan secara mendetail. Tetapi ia menegaskan bahwa Davina Karamoy tidak terkait dengan prahara rumah tangganya.
"Ada alasan lain di ranah privasi saya yang tidak bisa dibuka ke publik, namun yang pasti bukan karena ada faktor DK. Jadi benar saya memang kenal, tapi tidak benar jika dia dibilang sebagai penyebab gugatan cerai. Karena gugatan terjadi sebelum saya kenal dengan DK." terangnya.
Di akhir pernyataannya, Dito Ariotedjo berharap tidak ada pihak yang dirugikan dari keputusan yang telah dijalaninya. Ia pun mengaku telah memaafkan pihak-pihak yang menyebarkan fitnah tentang dirinya.
Baca juga: Dito, Anak Muda Jadi Menpora"Saya berharap tidak ada yang mendapatkan fitnah dari keputusan yang saya jalani dengan sadar dan sebaik-baiknya. Bagi yang masih semangat berkreasi membuat cerita saya maafkan semoga hatinya diberikan kedamaian." pungkasnya.
Sebelumnya beredar isu yang menyebutkan bahwa Davina Karamoy menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Dito Ariotedjo dan Niena Kirana. Isu tersebut beredar luas di platform Thread. Disebutkan bahwa hubungan terlarang tersebut sudah terjalin sejak Dito Ariotedjo masih menjabat sebagai Menpora.
(est)