LANGIT7.ID-Legenda petenis Inggris yang satu angkatan dengan Novak Djokovic, Andy Murray berpotensi mengikuti jejak Juan Carlos Ferrero dengan menjadi pelatih baru Carlos Alcaraz.
Seperti yang sudah tersebar, Alcaraz dan Ferrero telah mengonfirmasi berakhirnya kerja sama mereka menjelang musim 2026, setelah bersama meraih enam gelar Grand Slam dalam enam tahun yang impresif.
Sang petenis Spanyol itu dikabarkan sedang mencari pelatih baru untuk bekerja sama dengan Samuel Lopez, dan Andy Murray bisa jadi pilihan yang sangat tepat.
Bintang tenis itu bukan hanya pernah menyatakan ketertarikannya untuk melatih Alcaraz sebelumnya, tetapi juga tidak menutup kemungkinan kembali terjun ke dunia kepelatihan setelah tahun ini sempat bekerja sama dengan Novak Djokovic.
Andy Murray Pernah Ingin Melatih Carlos Alcaraz pada 2022Dalam sebuah wawancara dengan The Metro, Murray menyebut Emma Raducanu, Alcaraz, Stefanos Tsitsipas, dan Jack Draper sebagai pemain yang ingin ia latih.
Murray menjelaskan: "Mereka bekerja keras, dan tampak sangat mencintai olahraga ini. Alcaraz dan Tsitsipas memang belum memenangkan gelar slam. Mereka jelas masih sangat muda dan saya rasa mereka punya potensi untuk meraihnya."
Tentu saja, kini Alcaraz telah mewujudkan potensinya tersebut, tetapi hal itu tidak mengurangi daya tariknya bagi Murray pasca berpisah dengan Ferrero.
Murray secara konsisten tidak menampik kemungkinan kembali ke dunia kepelatihan, dan awal tahun ini mengatakan bahwa peran lain (sebagai pelatih) akan terjadi lagi "pada suatu saat nanti."
Di Queen's awal tahun ini, ia menambahkan: "Saya rasa itu tidak akan terjadi segera. Saya tidak berencana langsung masuk ke kepelatihan begitu selesai bermain, tetapi ini adalah kesempatan yang cukup unik. Ini adalah peluang untuk belajar dari salah satu atlet terhebat sepanjang masa."
Alcaraz secara luas dianggap sebagai salah satu atlet terbaik dari generasinya. Jika ia yang datang meminta, kecil kemungkinan Murray akan menolak.
Apa yang Bisa Andy Murray Bawa ke Permainan Carlos Alcaraz?
Murray sejak lama mengagumi permainan Alcaraz dan sering memuji hasrat sang bintang terhadap olahraga ini dalam beberapa tahun terakhir.
Berbicara pada 2022, petenis asal Skotlandia itu mengungkap: "Hal yang saya sukai saat menontonnya adalah kebebasan dalam cara bermainnya, dan sebagian itu datang dari masa mudanya, saya kira."
"Dengan Alcaraz sekarang telah mengukuhkan diri sebagai pemain yang harus dikalahkan di tur, Murray tidak ingin melihat pemain berusia 20 tahun itu melupakan hal yang membuatnya begitu istimewa. Saya hanya berharap dia tidak kehilangan itu."
Ini memberikan gambaran tentang bagaimana Murray akan melatih Alcaraz: memberinya kebebasan untuk benar-benar kreatif di lapangan.
Jika Murray dan Alcaraz benar-benar bersatu di lapangan tenis, kolaborasi ini bisa menjadi tontonan yang sangat menarik bagi olahraga ini, sekaligus meningkatkan rivalitasnya dengan Jannik Sinner.(*/saf/tennishead)
(lam)