Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 10 Februari 2026
home sports detail berita

Akhiri Polemik Lokal vs Diaspora Timnas Indonesia, John Herdman: Saya Tidak Lihat Paspor, Saya Lihat Peluang

nabil Selasa, 13 Januari 2026 - 11:42 WIB
Akhiri Polemik Lokal vs Diaspora Timnas Indonesia, John Herdman: Saya Tidak Lihat Paspor, Saya Lihat Peluang

LANGIT7.ID-Jakarta; Pelatih baru Tim Nasional Indonesia, John Herdman, langsung menyoroti isu yang kerap menjadi perdebatan hangat di kalangan pencinta sepak bola tanah air: dikotomi antara pemain lokal dan pemain keturunan (diaspora).

Dalam konferensi pers perkenalannya di Jakarta, pelatih berkebangsaan Inggris ini memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai strateginya menyatukan skuad Garuda yang kini diisi campuran talenta lokal dan pemain naturalisasi. Herdman menegaskan bahwa asal-usul atau dokumen kewarganegaraan bukanlah tolok ukur utamanya.

"Maksud saya, saya tidak melihat paspor, saya melihat orang, saya melihat peluang," tegas Herdman dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube PSSI TV, Selasa (13/1/2026).

Bagi pelatih yang sukses membawa Timnas Kanada ke Piala Dunia ini, keberagaman di dalam tubuh Timnas Indonesia justru harus dilihat sebagai aset berharga, bukan sumber perpecahan.

"Saya pikir itu, itu hal terpenting dalam budaya, adalah menerima bahwa keberagaman kita akan menjadi kekuatan terbesar kita. Dan jika kita memilihnya menjadi kelemahan, itu akan menjadi kelemahan. Tapi itu tidak akan menjadi pilihan yang dibuat oleh kelompok pria ini selama perjalanan ini," ujarnya.

Herdman lantas membagikan pengalamannya saat menukangi Timnas Kanada. Ia menceritakan bagaimana ia berhasil menyatukan pemain dari berbagai latar belakang etnis menjadi satu kekuatan solid yang memiliki visi sama.

"Di masa saya di Kanada, kami tinggal di tempat peleburan (melting pot) dari populasi yang beragam, imigran yang datang ke negara itu. Dan dengan itu di satu ruang ganti, Jamaika, Amerika Selatan, Eropa, Serbia, Skotlandia, Inggris, hal yang paling penting adalah kejelasan visi kami," jelas Herdman.

Ia menekankan bahwa ketika visi untuk mencetak sejarah sudah tertanam, perbedaan latar belakang menjadi tidak relevan. Fokus utamanya adalah membentuk rasa persaudaraan yang kuat demi lambang Garuda di dada.

"Dan ketika kejelasan itu begitu jelas, Anda menciptakan niat, intensitas di mana paspor tidak menjadi masalah. Ini tentang persaudaraan, orang-orangnya, dan komitmen kami pada visi kolektif," tambahnya.

Menutup pernyataannya mengenai isu ini, Herdman berjanji akan memastikan seluruh pemain—baik lokal maupun keturunan—memiliki satu tujuan yang sama: membawa Indonesia ke panggung dunia.

"Akan menjadi tugas saya untuk memastikan bahwa terlepas dari paspor Anda, terlepas dari warisan Anda, kita di sini untuk satu alasan," pungkas Herdman.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 10 Februari 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
12:10
Ashar
15:26
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan