LANGIT7.ID-Jakarta; Kepedulian terhadap sesama melintasi batas wilayah. Forum Umat Islam Bekasi (FUIB) resmi melepas keberangkatan tim relawan gabungan menuju Aceh Tamiang pada Senin (13/1/2026) dini hari. Misi ini difokuskan untuk menangani dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Tim yang berangkat terdiri dari kolaborasi tenaga ahli, mulai dari dokter, terapis, hingga relawan lapangan. Sinergi medis ini melibatkan institusi kesehatan ternama di Bekasi, yaitu RS Ridhoka Salma, Klinik Medika PP Al-Imaroh, dan Klinik PP Daarul Fikri. Total 334 Kg Obat-obatan diterjunkan sebagai bentuk komitmen pelayanan maksimal, RS Ridhoka Salma Cikarang memberikan dukungan logistik medis yang masif. Sebanyak 334 kg obat-obatan dikerahkan untuk membantu warga Aceh Tamiang yang mulai terserang berbagai penyakit pascabanjir.
Sebanyak 150 kg obat dibawa langsung oleh tim relawan yang berangkat pukul 01.30 WIB tadi, sementara 184 kg sisanya dikirimkan melalui jalur ekspedisi ke titik koordinasi di lokasi bencana. Direktur Utama RS Ridhoka Salma, Hj. Roziana Ghani, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang. Pengiriman ratusan kilogram obat-obatan ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat di lapangan," ujar Hj. Roziana Ghani.
Pendampingan Jangka Panjang dan Persiapan "Meugang"Kehadiran relawan FUIB di Aceh Tamiang tidak hanya bersifat sementara. Tim medis dan relawan dijadwalkan melakukan pendampingan intensif dalam dua gelombang, yakni 6 Januari hingga 9 Februari 2026, serta diperkuat kembali pada periode 13 hingga 28 Januari 2026.
Tak berhenti di situ, gelombang relawan berikutnya direncanakan berangkat pada 26 Januari mendatang. Tim susulan ini akan membawa peralatan medis tambahan, perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan Al-Qur’an, hingga alat permainan edukatif untuk trauma healing anak-anak.
Puncak dari misi ini juga akan diwarnai dengan kegiatan religi dan budaya. Tim relawan dijadwalkan menghadiri acara Meugang (tradisi menyambut bulan suci Ramadhan) di Aceh Tamiang bersama tokoh nasional KH Bachtiar Nashir.
Hj. Roziana Ghani berharap dukungan ini dapat menguatkan masyarakat Aceh Tamiang yang sedang berjuang bangkit dari musibah.
"Mohon doanya dari para Ulama, Kyai, dan masyarakat Bekasi agar tim yang bertugas selalu dalam lindungan Allah. Semoga langkah kecil ini menjadi keberkahan bagi semua, dan RS Ridhoka Salma dapat terus tumbuh untuk menebar manfaat lebih luas lagi," tambahnya.
Seluruh tim dijadwalkan akan kembali ke Bekasi secara bersamaan setelah rangkaian misi kemanusiaan dan kegiatan religi di Aceh selesai dilaksanakan.
(lam)