LANGIT7.ID-Melbourne; Carlos Alcaraz mengatasi kesulitan di awal untuk mengalahkan petenis Jerman Yannick Hanfmann dengan skor 7-6(4) 6-3 6-2 pada hari Rabu, melaju ke putaran ketiga Australia Open sekaligus melanjutkan upayanya meraih Grand Slam karier di Melbourne Park.
Setelah kemenangan mudah di putaran pertama melawan Adam Walton, Alcaraz yang berusia 22 tahun mendapat perlawanan lebih sengit dari Hanfmann di Rod Laver Arena yang terik, namun ia mampu menjawab tantangan itu dan memastikan duel selanjutnya melawan Michael Zheng atau Corentin Moutet.
Alcaraz meningkatkan performa untuk menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal 1-3, tetapi menyia-nyiakan beberapa peluang untuk kembali mematahkan servis keras Hanfmann sebelum akhirnya mendominasi tiebreak dan menyelesaikan set pertama yang melelahkan dalam 78 menit.
Pemenang enam gelar Grand Slam itu tidak membiarkan set kedua menjadi pertarungan sengit lagi. Dengan mengandalkan kecepatan dan akurasinya, Alcaraz melesat meninggalkan lawan dan menggandakan keunggulannya dalam pertandingan.
Hanfmann terlihat lesu di awal set ketiga setelah menjalani perawatan medis saat jeda. Alcaraz yang bermain lebih leluasa pun tidak memberi ampun, ia meraih double break dan kemudian menutup pertandingan dengan servisnya.
Raducanu Tersingkir, Gagal Temui Sabalenka![Alcaraz Lewati Ujian Hanfmann, Lolos ke Putaran Ketiga Australia Open, Sayang Si Cantik Raducanu Sudah Gagal]()
Emma Raducanu tampil di bawah performa terbaiknya dalam kekalahan di putaran kedua Australia Open dari petenis Austria Anastasia Potapova, yang menggagalkan peluangnya bertemu pemain peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
Raducanu, unggulan ke-28, kalah 7-6 (7-3) 6-2 dari Potapova peringkat 55 dunia di Melbourne.
Petenis nomor satu Inggris itu terlihat datar dalam emosi dan pergerakannya, dengan kesalahan datang dari segala aspek permainannya.
Di usia 23 tahun, ia tampak kurang yakin dengan pukulan forehand yang baru-baru ini ia ubah. Sebuah drive volley liar di momen penting set pertama dan double fault yang memberinya break untuk skor 4-1 di set kedua semakin menambah ketidaknyamanannya.
Mantan juara AS Terbuka yang sedang diunggulkan di Grand Slam untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun ini, mengalami gangguan pada masa persiapan musim akibat cedera kaki dan baru kembali berlatih pada 20 Desember.
Meski ia sempat menunjukkan peningkatan saat mengalahkan Mananchaya Sawangkaew peringkat 197 di putaran pertama, Raducanu tampak belum matang sepenuhnya saat melawan Potapova.
Potapova yang lahir di Rusia juga melakukan banyak kesalahan di set pertama yang berkualitas buruk, yang diawali dengan lima break servis sebelum Raducanu sempat unggul.
Raducanu sempat memimpin 5-4 dan memiliki kesempatan menutup set pertama dengan servisnya, tetapi justru di-break balik oleh Potapova, yang kemudian dengan cepat menjauh di tiebreak.
Setelah Potapova mengambil istirahat cukup panjang di akhir set, ia memulai set kedua dengan cepat dan meraih dua break untuk unggul 3-0.
Kedua petenis saling mematahkan servis sebelum Potapova meneguhkan dominasinya dan melaju menuju kemenangan, sementara Raducanu yang murung segera meninggalkan lapangan.
Perhatian memang telah tertuju pada potensi pertemuannya dengan Sabalenka — tetapi kekalahan ini menjadi pengingat nyata di level mana performa Raducanu saat ini berada.
Sementara itu, petenis kualifikasi Inggris Arthur Fery juga tersingkir, dikalahkan oleh petenis Argentina Tomas Martin Etcheverry dengan skor 7-6 (7-4) 6-1 6-3 di putaran kedua.(*/saf/thestraits times/bbc)
(lam)