LANGIT7.ID, Jakarta - Cara pilih pasangan yang tepat dalam Islam harus sesuai dengan sunnah Rasulullah. Ternyata seorang Muslim harus selektif mencari sosok pendamping hidup.
Sebab tujuan menikah ini untuk melanjutkan keturunan, menghindari zina, dan mengikuti sunah. Karena itu dalam bahtera rumah tangga tak boleh dijalani dengan orang sembarangan.
Dalam hadist Rasulullah, wanita dinikahi karena empat hal, yakni hartanya, kedudukannya, parasnya dan agamanya. Satu hal yang paling dianjurkan yakni agamanya.
"Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi," (HR Muslim).
Bila dijabarkan, seorang muslim harus memilih istri dari keluarga dan lingkungan yang baik. Akhlak seorang istri harus dipastikan baik, karena dia lah yang nanti bertanggung jawab atas kehormatan keluarganya.
Hal ini disampaikan Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Budi Jaya Putra. Kedua yakni penyayang dan subur. Sifat penyayang ini diperlukan untuk mengayomi anak dan keluarganya kelak, sementara subur untuk melahirkan keturunan.
Keempat, perawan. Rasulullah memberikan dorongan kepada kaum laki-laki untuk memilih calon istri yang perawan. Namun bukan berarti seorang laki-laki muslim tidak boleh memperistri perempuan janda. Kelima, usia yang tidak terpaut jauh.
Bila seorang laki-laki harus melihat perempuan dengan lima syarat tersebut, sementara untuk perempuan hanya cukup memastikan satu hal, yakni bertakwa kepada Allah.
"Karena dengan ketawkaan, seorang suami bisa menjadi imam dan nahkoda dalam bahtera rumah tangga. Makanya ada larangan dalam sebuah hadis dengan lelaki yang fasik," ujarnya.
(bal)