LANGIT7.ID-Melbourne; Carlos Alcaraz semakin mendekatkan langkahnya meraih gelar perdananya di Australia Terbuka dengan mempertunjukkan kelas dunia untuk melangkah ke perempat final pada Minggu (21/1), setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat, Tommy Paul.
Juara enam kali Grand Slam ini menang 7-6(6), 6-4, 7-5 untuk menyamai capaian terbaiknya di Melbourne dan belum kehilangan satu set pun.
Unggulan teratas asal Spanyol itu akan bertarung melawan harapan tuan rumah sekaligus unggulan keenam, Alex de Minaur, atau unggulan kesepuluh asal Kazakhstan, Alexander Bublik, untuk memperebutkan tiket ke semifinal.
Jika Alcaraz (22 tahun) berhasil meraih gelar perdananya di Australia, dia akan menjadi pemain putra termuda dalam sejarah yang menyelesaikan 'Career Grand Slam' (menang di keempat turnamen mayor).
"Dia memulai dengan sangat kuat, pukulan-pukulan yang solid, jadi agak sulit di awal," ujar Alcaraz.
"Tapi saya tahu saya akan mendapat kesempatan saya."
"Secara keseluruhan, ini pertandingan dengan tingkat permainan yang sangat tinggi dari kedua sisi, saya sangat senang bisa menang langsung tiga set."
![Alcaraz Tunjukkan Kelas Dunia untuk Kalahkan Paul dan Amankan Tempat di Perempat Final Australia Terbuka]()
Pertandingan di Rod Laver Arena ini berlangsung dalam kondisi yang jauh lebih sejuk dibandingkan hari Sabtu, saat suhu mendekati 40°C dan menyebabkan pertandingan di lapangan luar ditunda.
Alcaraz memulai pertandingan dengan sangat buruk, servisnya langsung di-break di gim pertama oleh Paul, unggulan ke-19.
Alcaraz menyia-nyiakan dua poin break yang didapatnya pada servis Paul, sehingga memungkinkan sang petenis Amerika membangun keunggulan mengejutkan 3-1.
Alcaraz kembali menekan Paul di gim kedelapan, dan kali ini ia berhasil memanfaatkan kesempatan untuk melakukan break dan menyamakan kedudukan di set pertama.
Mereka pun bermain tiebreak. Saat kedudukan imbang 3-3, keadaan darurat medis di antara penonton menghentikan permainan selama kurang lebih 15 menit.
Jeda tersebut tampaknya lebih merugikan Paul. Dia melakukan double fault yang memberikan set pertama kepada Alcaraz.
Alcaraz membawa momentumnya ke set kedua, melakukan satu kali break untuk melaju hanya satu set lagi dari kemenangan.
Setelah itu, hanya soal waktu bagi Alcaraz untuk mengamankan kemenangan meyakinkan dalam waktu 2 jam 44 menit.
Alcaraz tampil sangat solid dalam servis, bahkan terkejut sendiri dengan konsistensi first serve yang dia pertontonkan.
"Secara umum di keempat pertandingan ini, servis telah menjadi senjata yang sangat penting bagi saya," ujarnya.(*/saf/flashscore)
(lam)