LANGIT7.ID-California; Start sempurna petenis no 1 dunia, Carlos Alcaraz di musim 2026 harus terhenti.
Daniil Medvedev mengejutkan petenis Spanyol itu dengan kemenangan 6-3, 7-6(3) di BNP Paribas Open, Sabtu. Kemenangan ini menghentikan laju 16 kemenangan beruntun petenis peringkat satu dunia tersebut dan menjadi kekalahan pertama bagi Alcaraz di musim ini pada babak semifinal turnamen ATP Masters 1000 ini.
"Saat melawan pemain seperti Carlos, Anda bisa sering bermain melawannya dan sering kalah," ujar Medvedev. "Dia pemain luar biasa dengan pukulan-pukulan menakjubkan, baik dalam bertahan, menyerang, pengembalian, semuanya. Jadi, Anda harus tampil dalam performa terbaik."
Medvedev mendominasi pertandingan dengan pukulan-pukulan agresif dan memperlihatkan kualitas tenis yang pernah mengantarkannya ke peringkat satu dunia. Di set kedua, meski sempat tertinggal break lebih dulu dan kemudian menghadapi dua set point di kedudukan 4-5, Medvedev tetap tampil percaya diri. Ia melakukan servis dengan otoritatif dan memaksa Alcaraz melakukan kesalahan di kedua set point tersebut, menutup peluang kebangkitan lawannya. Menurut statistik Infosys ATP, Medvedev sukses memenangkan empat dari lima break point yang dihadapinya, dan mengonversi kedua peluang break yang ia ciptakan. Ia juga memenangkan 74 persen (23/31) poin dari servis keduanya.
Ketenangan petenis berusia 30 tahun ini di bawah tekanan terbukti menjadi faktor penentu. Ia menutup kemenangan straight set ini dalam waktu satu jam 37 menit dan sekaligus membalas kekalahannya dari Alcaraz, yang pernah mengalahkannya di final Indian Wells tahun 2023 dan 2024.
![Medvedev Hentikan Keperkasaan Alcaraz di Indian Wells, di Final Ditunggu Sinner Yang Sukses Singkirkan Zverev]()
"Saya berusaha bertahan di set kedua semampu saya," kata Medvedev. "Tapi [saya] bermain sangat baik, sangat senang bisa mengalahkan pemain sekelas dia."
Dengan kemenangan ini, Medvedev melaju ke final Masters 1000 pertamanya sejak mencapai partai puncak Indian Wells 2024. Mantan petenis peringkat satu dunia ini akan berhadapan dengan Jannik Sinner di pertandingan juara hari Minggu nanti. Dalam rekor pertemuan mereka di Lexus ATP Head2Head, petenis Italia itu unggul 8-7.
Berkat kemenangan atas Alcaraz, Medvedev mengoleksi 18 kemenangan musim ini, yang merupakan rekor tertinggi di Tur. Melangkah ke partai final ketiganya musim ini, Medvedev kini berambisi mempertahankan rekor sempurnanya di final-final 2026, setelah sebelumnya menjadi juara di turnamen ATP 250 Brisbane dan ATP 500 Dubai.
Final hari Minggu nanti akan menjadi pertemuan pertama antara Sinner dan Medvedev sejak tahun 2024. Kedua petenis sejauh ini belum kehilangan satu set pun selama dua pekan bertanding di gurun California. Medvedev sendiri kini telah memenangkan 18 set beruntun, sebuah rekor yang dimulainya sejak turnamen Dubai Duty Free Tennis Championships.
"Jika saya bisa mempertahankan level permainan seperti yang saya tunjukkan selama turnamen ini, atau bahkan meningkatkannya, saya punya peluang," pungkasnya.(*/saf/atptour)
(lam)