LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Futsal Indonesia menyiapkan 14 pemain untuk menghadapi Piala AFF Futsal 2026 yang akan digelar pada 6-12 April di Thailand. Pengumuman skuad ini disampaikan Federasi Futsal Indonesia (FFI) pada Jumat (3/4), dengan komposisi yang dirancang untuk menghadapi persaingan ketat di fase grup.
Sebagai juara bertahan, tim asuhan Hector Souto akan bersaing di Grup B bersama Australia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Seluruh pertandingan fase grup akan berlangsung di Stadion Nonthaburi.
Dari susunan pemain, sektor penjaga gawang diisi oleh Muhammad Albagir dan Angga Ariansyah. Sementara di posisi anchor, Indonesia mengandalkan Dewa Rizki, Piter Junior, serta Dipo Arrahman.
Untuk lini flank, skuad Merah Putih diperkuat Guntur Sulisto Ariwibowo, Yogi Saputra, M Rizky Fauzan, Imam Anshori, Andarias Kareth, dan Adityas Priambudi. Sedangkan di posisi pivot terdapat Muhammad Sanjaya, Andres Dwi, dan Kris Daniel Yeimo. Nama Ardiansyah Runtuboy tidak masuk dalam daftar akhir meski sebelumnya sempat mengikuti seleksi.
Indonesia akan memulai perjalanan dengan menghadapi Brunei Darussalam pada Senin (6/4). Laga ini menjadi kesempatan awal sebelum menghadapi dua pertandingan yang diprediksi lebih berat melawan Malaysia dan Australia.
Meski datang dengan status juara bertahan, Souto memilih fokus pada target realistis di awal turnamen. “Semoga langkah pertama dan target saya, jika bicara hasil adalah lolos ke semifinal akan jadi hal yang baik untuk kami,” kata Souto dalam keterangannya.
Ia juga optimistis dengan komposisi pemain yang dibawa. “Jadi saya percaya dengan pemain yang kami bawa ke TC kali ini bisa mencapai semifinal dan setelah semifinal, seperti yang biasa kami lakukan adalah mencoba untuk mencapai hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Daftar pemain Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2026 adalah Muhammad Albagir, Angga Ariansyah, Dipo Arrahman, Piter Junior, Guntur Sulisto Ariwibowo, Yogi Saputra, M Rizky Fauzan, Imam Anshori, Andarias Kareth, Adityas Priambudi, Muhammad Sanjaya, Andres Dwi, Kris Daniel Yeimo, dan Dewa Rizki.
(lam)