LANGIT7.ID-Paris; Si cantik Emma Raducanu mengalami kekalahan perdana di babak pertama French Open dengan penampilan yang penuh kesalahan saat melawan Solana Sierra dari Argentina.
Petenis nomor satu Inggris ini memilih kembali bertanding pada dua pekan terakhir musim tanah liat setelah absen dua setengah bulan karena sakit pasca-virus, alih-alih fokus ke lapangan rumput. Namun, keputusan itu tidak membuahkan hasil.
Ia sempat mengambil sisi positif dari kekalahan tipis melawan Diane Parry di Strasbourg awal pekan ini, dan setidaknya ia bermain lebih baik di set kedua di Roland Garros yang terik sebelum akhirnya kalah 6-0, 7-6 (4).
Ini baru kali ketiga si cantik Raducanu bermain di turnamen tersebut, tetapi untuk pertama kalinya ia gagal melaju ke babak kedua.
Set pertama menjadi mimpi buruk. Raducanu melepaskan bola ke berbagai arah di Lapangan 13 yang kecil dan kalah telak 0-6 dalam 25 menit.
Catatan nol winner dan 15 unforced error sudah menggambarkan segalanya. Andrew Richardson, pelatih yang membawanya juara US Open dan baru bergabung lagi awal pekan ini, tak mampu memunculkan keajaiban serupa.
Sierra adalah pemain yang sangat mumpuni, terutama di tanah liat, tetapi ia berada di peringkat 68, jauh di bawah si cantik Raducanu yang menempati peringkat 39, dan baru bermain di turnamen Grand Slam keenamnya.
Si cantik Raducanu sempat terlihat akan mengalami salah satu kekalahan terburuk dalam kariernya saat tertinggal 4-1 di set kedua, tetapi ia mulai menemukan ritme, memperpanjang reli, dan memaksa lawan melakukan kesalahan.
Setelah menyamakan kedudukan menjadi 4-3, si cantik Raducanu membungkuk saat pergantian sisi dan batuk ke handuknya — dampak dari sakit yang pertama kali menyerangnya awal Februari dan belum sepenuhnya hilang.
Namun, ia menunjukkan kegigihan untuk menyamakan skor 5-5 dan mematahkan servis Sierra saat lawan hendak memenangkan pertandingan, sehingga memaksa tiebreak.
Sayangnya, Sierra tancap gas unggul 5-1, dan kali ini Raducanu tak mampu bangkit lagi. Total 42 unforced error yang dilakukannya jelas terlalu banyak.
Petenis berusia 23 tahun itu kini berharap bisa tetap bugar dan menemukan performa terbaiknya di lapangan rumput, di mana ia biasanya bermain bagus.
Petenis lain yang memenangkan pertandingan babak pertama French Open pada Minggu (kemarin) antara lain Mirra Andreeva (unggulan ke-8) dan Belinda Bencic (unggulan ke-11). Sementara yang tersingkir di babak pertama termasuk juara French Open 2021 Barbora Krejcikova dan runner-up 2018 Sloane Stephens.(*/saf/espn)
(lam)