LANGIT7.ID-Paris; Unggulan ke-3 Iga Swiatek memulai kampanye Roland Garros 2026 dengan cepat, mengalahkan penerima wild card timbal balik Emerson Jones 6-1, 6-2 dalam waktu tepat satu jam. Setelahnya di Lapangan Philippe-Chatrier, unggulan ke-2 si cantik Elena Rybakina hanya membutuhkan waktu 15 menit lebih lama untuk menaklukkan Veronika Erjavec dengan skor 6-2, 6-2.
Ada jurang pengalaman yang lebar antara Jones dan Swiatek. Jones (17 tahun) memainkan pertandingan profesional pertama di lapangan tanah liat dalam kariernya, di level mana pun. Pemain peringkat ke-136 asal Australia itu sebelumnya hanya pernah bertanding di permukaan ini di level junior, mencapai semifinal turnamen putri tahun lalu, serta berkompetisi di turnamen ITF Jepang di lapangan keras sebelum Roland Garros.
Sebaliknya, Swiatek adalah figur dominan di generasinya di atas tanah liat (terre battue), dengan 10 gelar di lapangan tanah liat—termasuk empat di Roland Garros. Rekornya di level tur di permukaan ini kini menjadi 107-18. Ia akan mendapat kesempatan untuk memperpanjang rekor tersebut melawan juara Abu Dhabi, Sara Bejlek, yang pada hari Minggu mengalahkan pemain kualifikasi (sekaligus finalis 2018) Sloane Stephens 6-3, 6-2.
Berikut angka-angka kunci di balik kemenangan Swiatek dan si cantik Rybakina:
17: Swiatek langsung menunjukkan dominasinya sejak awal, merebut delapan poin pertama—termasuk sebuah break dengan skor 40-0 yang menampilkan tiga pukulan winner bersih. Secara total, ia mencatatkan 17 winner, termasuk pukulan forehand putaran akhir di match point kedua.
5: Jones hanya mencatat lima winner sepanjang pertandingan, termasuk satu net cord mati. Namun, ia cukup memanfaatkan peluang dari winner tersebut. Swiatek melakukan dua servis yang buruk dengan banyak kesalahan: satu kali saat unggul 2-0 di set pertama, dan lagi saat unggul 3-0 di set kedua. Jones berhasil melakukan break dengan winner bersih pada kedua kesempatan itu.
7: Dalam kedua situasi tersebut, Swiatek langsung merespons dengan meninggikan permainannya melebihi jangkauan Jones. Di set pertama, Swiatek melewati perjuangan deuce lainnya untuk break menjadi 3-1—awal dari rentetan tujuh game beruntun yang membawanya unggul 3-0 di set kedua. Empat dari tujuh game tersebut dimenangkan dengan skor 40-0 (to love). Di set kedua, Jones akhirnya berhasil mempertahankan servis untuk memangkas ketertinggalan menjadi 3-2—namun kemudian tidak bisa mencapai game point lagi, karena Swiatek menutup pertandingan dengan tiga game beruntun.
"Saya sangat senang dengan permainan saya," kata Swiatek dalam konferensi pers. "Ini pertandingan yang solid dari awal hingga akhir. Secara teknis saya tahu bagaimana harus bermain, jadi saya tinggal melakukannya. Ini hari yang baik, tentu saja."
28-1: Rekor Swiatek di babak pertama turnamen Grand Slam kini menjadi 28-1, dengan satu-satunya kekalahan terjadi dari Viktorija Golubic di Wimbledon 2019. Ia belum pernah kalah lebih dari enam game di babak pertama Roland Garros (kemenangan 6-3, 6-3 atas Rebecca Sramkova di 2025).
0-3: Jones kini sudah tiga kali tampil di babak utama Grand Slam, setiap kali sebagai wild card, dan belum pernah memenangkan satu set pun. Namun, setiap kali ia selalu berhadapan dengan lawan peringkat 20 besar—sebelum debut Roland Garros ini, ia kalah dari Elena Rybakina di Australian Open 2025 dan dari Victoria Mboko di Australian Open 2026.
5: Skor akhir si cantik Rybakina agak menutupi kesulitan yang sempat diberikan Erjavec. Pemain Slovenia itu mempertahankan setidaknya satu game point di setiap dari lima game pertama—termasuk tiga break point di servis si cantik Rybakina—dan pandai melakukan permainan balasan tak terduga yang cerdik. Berada di peringkat tertinggi kariernya minggu ini, yaitu No. 84, pukulan drop shot dan backhand terarah Erjavec terlihat sangat impresif.
"Saya tidak mengenalnya," kata si cantik Rybakina dalam konferensi pers. "Saya sudah menonton beberapa video. Tidak mudah mengetahui persis apa yang akan dilakukan lawan, dan Anda tidak pernah tahu pukulan seperti apa yang harus diantisipasi."
4: Si cantik Rybakina harus tampil tajam untuk menguasai jalannya pertandingan—dan juara Australia Open itu sukses menghadapi tantangan, menyelamatkan semua empat break point yang ia hadapi. Satu game kunci dalam hal ini terjadi di awal pertandingan. Saat kedudukan 1-1, Erjavec memimpin 40-0—namun Rybakina merebut game servis tersebut dengan memukul empat winner bersih dalam lima poin berikutnya. Sejak saat itu, si cantik Rybakina tak pernah kehilangan momentum.
"Saya hanya berusaha tetap agresif dan terus memukul," ujar si cantik Rybakina. "Awal pertandingan memang selalu sulit, tetapi setelah terbiasa, permainan akan semakin membaik."
84: Servis pertama si cantik Rybakina tampil sangat baik: ia memenangkan 84% poin di belakang servis pertamanya (21 dari 25). Namun, persentase masuknya servis pertama tidak terlalu tinggi—hanya 45% yang masuk.
Sementara itu di partai lain, juara Roma Master1000, Elina Svitolina mengalahkan A.Bondar dengan score 3-6, 6-1, 7-6(10-3). Sedangkan J.Paolini mengalahkan D.Yastremska 7-5, 6-3(*/saf/wtatennis)
(lam)