LANGIT7.ID-Jakarta; Final Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, masih belum menemukan pemenang setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya babak tambahan waktu. Drama, kontroversi VAR, hingga peluang-peluang berbahaya mewarnai 30 menit extra time sebelum laga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Memasuki babak tambahan waktu pertama, Arsenal langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Eberechi Eze dan Martin Zubimendi menggantikan Kai Havertz serta Myles Lewis-Skelly.
The Gunners mencoba memberikan tekanan sejak awal. Pada menit ke-92, Noni Madueke mengirim umpan silang mendatar ke arah Viktor Gyokeres. Namun, umpan berbahaya tersebut berhasil dipotong secara krusial oleh Pacho. Arsenal kemudian mendapatkan tendangan sudut pertama mereka dalam pertandingan ini, tetapi peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan setelah sundulan Goncalo Ramos menghasilkan sepak pojok berikutnya.
PSG membalas lewat Achraf Hakimi yang melepaskan tembakan dari jarak sekitar 25 yard pada menit ke-100. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang David Raya.
Baca juga: PSG Vs Arsenal 1-1 di Final Liga Champions, Penalti Dembele Paksa Laga Berlanjut ke Extra TimeMomen paling kontroversial terjadi pada menit ke-102 ketika Arsenal mengajukan klaim penalti. Madueke berlari melewati Nuno Mendes sebelum terjatuh di dalam kotak penalti. Wasit kemudian menunggu pemeriksaan VAR.
Satu menit berselang, keputusan keluar. VAR menyatakan tidak ada penalti untuk Arsenal. Keputusan tersebut langsung memicu kemarahan para pemain Arsenal. Declan Rice bahkan menerima kartu kuning karena protes kerasnya kepada wasit.
Komentator pertandingan menilai tayangan ulang memang tidak memberikan bukti yang cukup jelas untuk membatalkan keputusan di lapangan. Menurut pandangannya, insiden tersebut berpotensi dianggap pelanggaran, tetapi tidak memenuhi unsur "clear and obvious error" yang menjadi dasar intervensi VAR.
Ketegangan semakin meningkat ketika pelatih Arsenal, Mikel Arteta, juga diganjar kartu kuning pada menit ke-105 akibat protes terhadap keputusan tersebut.
Babak pertama extra time pun ditutup dengan skor tetap 1-1.
Menjelang dimulainya babak tambahan waktu kedua, PSG melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Lucas Beraldo dan Illia Zabarnyi masuk menggantikan Vitinha serta Marquinhos, di tengah kondisi sejumlah pemain yang mulai mengalami kram.
Baca juga: Arsenal Unggul 1-0 atas PSG di Babak Pertama Final Liga Champions Berkat Gol HavertzPSG memulai babak kedua extra time dengan lebih dominan. Pada menit ke-107, Bradley Barcola menyundul bola melintasi muka gawang setelah menerima umpan silang dari sisi lapangan. Situasi tersebut hampir berbuah gol sebelum David Raya melakukan penyelamatan berani dengan menjatuhkan diri di depan Goncalo Ramos untuk menghalau bola.
Arsenal sempat memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas Declan Rice pada menit ke-109 setelah Madueke dilanggar Desire Doue. Namun, eksekusi Rice mampu diamankan dengan baik oleh Safonov.
Memasuki menit-menit akhir, PSG semakin menguasai jalannya pertandingan. Meski demikian, pertahanan Arsenal tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya serangan lawan.
Peluang PSG kembali hadir pada menit ke-117. Joao Neves berhasil melewati Hincapie sebelum mengirim bola ke tengah kotak penalti. Bola kemudian jatuh ke kaki Doue, tetapi tendangan volinya dari jarak dekat tidak sempurna dan akhirnya diamankan Raya.
Arsenal merespons melalui serangan balik cepat yang membuat Nuno Mendes menerima kartu kuning setelah menghentikan laju Madueke dengan pelanggaran.
Memasuki menit ke-119, Jurrien Timber nyaris mencetak gol kemenangan Arsenal. Bek asal Belanda itu melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang hanya menghantam sisi jaring gawang PSG.
Satu menit kemudian, Gyokeres mencoba peruntungannya dari tepi kotak penalti. Tembakannya mengenai pemain lawan dan menghasilkan sepak pojok bagi Arsenal.
Peluang terakhir pertandingan datang dari sepak pojok Madueke pada menit 120+1. Meski pengirimannya kurang sempurna, bola sempat memicu duel sundulan beruntun di area penalti PSG sebelum akhirnya berhasil dibersihkan oleh para pemain Les Parisiens.
Tak lama kemudian, peluit panjang dibunyikan.
Skor tetap bertahan 1-1 hingga akhir extra time. Untuk pertama kalinya sejak 2016, final Liga Champions harus ditentukan melalui adu penalti.
Saat laporan ini ditulis, adu penalti antara PSG dan Arsenal masih akan berlangsung untuk menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi Liga Champions musim ini.
(lam)