LANGIT7.ID-, Amerika Serikat - Meskipun tak pernah hadir di pertandingan Piala Dunia namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan menghadiri final. Tak hanya itu, Trump juga akan menyerahkan trofi kepada tim pemenang Piala Dunia 2026.
Demikian dikatakan Presiden FIFA, Gianni Infantino, melansir Fox, Rabu (24/6/2026).
Sebelumnya, Trump belum pernah menghadiri pertandingan di Piala Dunia sekalipun. Akan tetapi, kemungkinan dia bakal hadir sebelum final pada 19 Juli di Stadion MetLife di New Jersey. Piala Dunia dimulai pada 11 Juni dan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
"Kami akan bersama presiden menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja," kata Infantino, yang kini menjadi teman dekat Trump.
Ditanya apakah mereka akan melakukan penyerahan bersama, Infantino menambahkan: "Tentu saja, kami selalu bersama."
Baca juga: Cristiano Ronaldo Teriak 'I'm Back' Usai Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026Amerika Serikat menjadi tuan rumah 78 dari 104 pertandingan di turnamen tersebut, yang juga diadakan di Meksiko dan Kanada.
Andrew Giuliani, direktur eksekutif gugus tugas Piala Dunia Gedung Putih, mengatakan kepada Telegraph bahwa Trump suka "membiarkan orang lain menonton", dan belum pernah menghadiri pertandingan karena jadwalnya yang padat.
Trump hadir di acara UFC di Gedung Putih pekan lalu, dan baru-baru ini dicemooh di New York saat ia menjadi presiden AS pertama yang menghadiri Final NBA, menonton pertandingan ketiga yang dimenangkan oleh San Antonio Spurs dengan skor 111-115 atas New York Knicks, sang juara.
Musim panas lalu, Trump tetap berada di podium pemenang di Stadion MetLife setelah menyerahkan trofi Piala Dunia Antarklub kepada Reece James dari Chelsea, yang menyebabkan kebingungan bagi beberapa pemain yang terlibat.
"Mereka memberi tahu saya bahwa dia akan menyerahkan trofi dan kemudian meninggalkan panggung, dan saya pikir dia akan meninggalkan panggung, tetapi dia ingin tetap tinggal," kata James melansir BBC. (*/lsi/fox/bbc)
Baca juga: Setelah Posisinya Terpojok, Trump Peringatkan Netanyahu: 'Kamu Akan Sendirian' jika Serangan ke Iran Terus Berlanjut(lsi)