LANGIT7.ID-London; Petenis legend yang sudah berusia 39 tahun, Novak Djokovic dengan mudah mengalahkan Stefanos Tsitsipas dalam tiga set langsung untuk melaju ke babak ketiga Wimbledon. Juara tujuh kali Wimbledon ini tak tergoyahkan oleh lawannya asal Yunani dalam pertandingan larut malam di Centre Court.
Djokovic unggul 12-2 dalam rekor pertemuan mereka sebelum laga dimulai. Sementara Tsitsipas yang kini menempati peringkat ke-87 dunia — setelah sempat jatuh dari peringkat ke-3 — terakhir kali mengalahkan Djokovic pada tahun 2019.
Karena itu, banyak yang memperkirakan petenis Serbia ini akan menang dengan mudah, dan itulah yang terjadi. Hanya dalam waktu sekitar satu setengah jam, Djokovic menang dengan skor 6-3, 6-4, 6-2.
Djokovic memang harus bekerja keras di babak pertama melawan Yibing Wu, yang berlangsung selama lebih dari tiga jam dan harus diselesaikan dalam empat set. Namun kali ini tidak demikian. Djokovic langsung meredakan kegugupan dengan break awal, dan tak memberi peluang berarti bagi Tsitsipas saat ia menutup set pertama hanya dalam 27 menit.
Set kedua dimulai lebih baik bagi Tsitsipas, yang mencetak pukulan forehand spektakuler melewati tepi tiang net, mengenai kayu tiang dan membuat penonton yang tadinya tenang ikut bersorak. Bahkan Djokovic pun memberi tepuk tangan sportif atas pukulan itu.
Pukulan tersebut menjadi kandidat kuat untuk pukulan terbaik turnamen ini. Tayangan ulang menunjukkan bahwa bola memang sedikit menyentuh tepi luar tiang net, sebelum Tsitsipas menyapu bola dan mendarat tepat di dalam garis belakang.
Namun ia tak bisa memanfaatkan momen itu. Djokovic segera merebut kembali kendali permainan dengan serangkaian ace dan servis yang tak bisa dikembalikan.
Ada sedikit kekhawatiran saat Djokovic mulai merenggangkan kakinya di pertengahan set kedua, lalu tergelincir dan jatuh. Tapi itu tak mengganggu permainannya. Ia berhasil break pada kedudukan 4-4 dan melanjutkan kemenangan di set kedua dengan skor 6-4.
Salah satu hal yang paling sulit diatasi Djokovic justru memotong plester perekat yang mengganggu di bahunya. Ia pun meminta bantuan seorang ball kid, mempercayai gadis itu dengan sepasang gunting. Djokovic bahkan sempat bercanda dan berpura-pura bahwa gadis itu melukainya, yang membuat penonton tertawa.
Tawa dan canda samping, permainan Djokovic tetap sama di set ketiga. Tsitsipas tampak kehabisan akal untuk menembus pertahanan lawannya.
Ia memang bermain lebih baik, tapi Djokovic terlalu tangguh dalam servis sehingga Tsitsipas kesulitan mengembalikan bola. Rally pun jarang terjadi saat giliran Djokovic melayani.
Pada akhirnya, Djokovic menutup pertandingan dalam waktu 1 jam 38 menit, dengan break lagi pada kedudukan 4-2 lewat pukulan pengembalian yang luar biasa, membuat penonton berdiri kembali.
Di babak ketiga, Djokovic akan berhadapan dengan unggulan ke-25, Arthur Rinderknech.(*/saf/tntsports)
(lam)