Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Bakal Dijadikan Nama Jalan di Jakarta, Begini Jahatnya Ataturk ke Islam

ahmad zuhdi Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:05 WIB
Bakal Dijadikan Nama Jalan di Jakarta, Begini Jahatnya Ataturk ke Islam
Bakal dijadikan nama jalan di Jakarta, begini jahatnya Ataturk ke Islam. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - - Wacana penamaan nama salah satu jalan di DKI Jakarta dengan nama tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk (MKA) menuai polemik dari berbagai kalangan. Mereka meminta agar rencana tersebut dikaji dengan matang.

Di awal masa kepemimpinannya, ia melakukan reformasi sosial dan politik revolusioner dengan alasan untuk memodernisasi Turki. Alih-alih modernisasi, ia justru menghapus semua institusi dan pranata Islam yang dianggap konservatif serta mengenalkan kode hukum Barat.

Baca juga: Imam Besar Masjid New York Kritik Kemal Ataturk Jadi Nama Jalan

Berikut jejak Ataturk selama masa kepemimpinannya yang sangat merugikan dan melukai kaum muslimin:

1. Menghapus Kekhalifahan Islam tahun 1924

Kendati langkah tersebut mendapatkan penentangan yang keras dari umat Islam di Turki, namun ia dapat melegitimasi langkahnya dengan mudah.

2. Melarang Pemakaian Jilbab

Bagi perempuan, Kemal melarang pemakaian jilbab, mengakhiri poligami, dan mewajibkan pernikahan sipil. Langkah ini adalah titik tolak arus hukum sekularisasi yang luas dan mengubah Turki menjadi negara Eropa.

Baca juga: Pengamat: Rencana Nama Jalan Ataturk Merupakan Bentuk Resiprokal

3. Melarang Azan dengan Bahasa Arab

Kebijakan Kemal yang paling kontroversial dan mengundang kecaman keras adalah melarang azan memakai bahasa Arab. Ia mewajibkan azan dengan menggunakan bahasa Turki.

4. Mengubah Masjid Hagia Sophia Menjadi Museum

Tak berhenti di situ, saat berkuasa ia mengubah Masjid Hagia Sophia atau Aya Sofya menjadi museum. Masjid yang dibebaskan Sultan Mehmed II atau Sultan Muhammad Al Fatih saat penaklukkan Konstantinopel (Istanbul) pada 29 Mei 1453 berubah fungsi menjadi museum.

5. Menutup Madrasah-Madrasah Islam

Bukan hanya simbol dan identitas keislaman, Kemal juga menutup madrasah-madrasah Islam. Dari beberapa kebijakan terdebut, tak heran jika ia menetapkan ideologi Turki dengan paham sekuler dan bertahan hingga saat ini. (Dikutip dari berbagai sumber).

Baca juga: Wacana Penamaan Jalan Ataturk di Jakarta, PBNU: Lebih Bijaksana Nama Tokoh Betawi

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)