LANGIT7.ID-Jakarta; Pedro Porro menjadi salah satu sosok yang paling bersinar saat membawa Spanyol melangkah ke final Piala Dunia FIFA 2026. Bek kanan La Roja itu bukan hanya mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Prancis di babak semifinal, tetapi juga mempersembahkan selebrasi spesial yang didedikasikan untuk putranya.
Selebrasi tersebut memiliki cerita emosional. Setiap kali istri Porro bertanya kepada putra mereka yang belum genap berusia satu tahun bagaimana ayahnya merayakan gol, sang anak yang akrab disapa "Pedrito" akan menjatuhkan diri ke lantai sambil mengangkat kepalan tangan kecilnya.
Sayangnya, Pedrito tidak bisa hadir di Dallas Stadium pada semifinal melawan Prancis karena sedang demam. Ibu Porro pun memilih tetap berada di hotel untuk merawat cucunya.
Meski begitu, Porro tetap menghadirkan momen spesial bersama putranya setelah mencetak gol kedua Spanyol. Ia duduk di atas rumput lapangan sambil mengangkat tangan ke udara, meniru gaya selebrasi Pedrito.
"Ibu saya tidak datang karena anak saya sedang demam," kata Porro mengenai selebrasinya. "Itu hal yang wajar. Bisa jadi karena tumbuh gigi, sedang dalam masa pertumbuhan, atau penyebab lainnya. Karena itu saya memutuskan dia tetap di hotel. Syukurlah kondisinya baik-baik saja. Saya memberikan lambaian kecil untuknya dan semoga besok dia sudah merasa lebih baik."
Momen tersebut menjadi penutup sempurna dari hari istimewa bagi Porro. Sehari sebelumnya, ia sempat mengatakan kepada para wartawan bahwa dirinya berharap laga semifinal akan menjadi "harinya Lamine Yamal". Namun yang terjadi, justru Porro tampil sebagai salah satu tokoh utama pertandingan.
Bek Tottenham itu mencetak gol keduanya di putaran final Piala Dunia setelah menuntaskan kerja sama satu-dua yang rapi bersama Dani Olmo.
"Itu adalah situasi ketika saya bergerak ke dalam. Saya melihat Dani dijaga sangat ketat, tetapi saya tahu jika saya mengoper bola kepadanya, dia bisa langsung mengembalikannya dengan sentuhan pertama," ujar Porro.
"Saya memainkan kombinasi satu-dua yang biasanya tidak diduga para bek, lalu berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang. Saya tetap tenang, seperti saat dulu bermain di posisi sayap, lalu melepaskan penyelesaian ke tiang dekat. Saya sangat senang."
Dua gol yang sudah dicetak Porro di Piala Dunia membuatnya menyamai rekor legenda Spanyol, Fernando Hierro, sebagai bek Spanyol dengan jumlah gol terbanyak di ajang Piala Dunia, yakni dua gol.
"Saya sangat senang dengan statistik itu, tetapi kemenangan ini adalah milik tim," kata Porro. "Kemenangan ini milik kami ber-26, staf pelatih, semua orang yang mendukung kami dari rumah, dan semua yang hadir di sini memberikan dukungan. Saya ingin mendedikasikannya untuk mereka semua. Tidak mudah bagi seluruh keluarga yang sudah datang jauh-jauh ke sini."
Selain tampil tajam di lini depan, Porro dan rekan-rekannya juga tampil solid saat bertahan. Spanyol menjadi tim pertama di Piala Dunia 2026 yang mampu menghentikan Kylian Mbappe beserta lini serang berbahaya Prancis.
"Kami tahu bahwa mematikan kekuatan mereka sangat penting bagi kami," ujar Porro. "Saya rasa kami semua bermain dengan sangat disiplin dari awal hingga akhir. Sangat menyenangkan melihat tim ini bertanding, dan saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang. Menurut saya, kami tampil sangat baik." (FIFA/bil)
(lam)