LANGIT7.ID-, Jakarta - - Aktris sekaligus aktivis pendidikan
Cinta Laura Kiehl kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap
dunia pendidikan. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Cinta membagikan kisahnya menyekolahkan sang asisten pribadi, Salsa.
Pada akhir Juni lalu, Salsa telah resmi lulus
Sekolah Menengah Atas (SMA). Kelulusan tersebut menjadi momen istimewa karena Salsa sempat harus menghentikan pendidikannya saat masih remaja akibat
pandemi Covid-19.
Demi membantu perekonomian keluarga, ia merantau ke Jakarta dan bekerja bersama
Cinta Laura.
Baca juga: Cinta Laura Masuk Ruang Operasi Usai Jari Teriris Pisau: Demi MBG!"Banyak hal yang harus dia lewati sejak ninggalin bangku sekolah di usia belasan tahun akibat pandemi. Dia terpaksa merantau ke Jakarta dan mulai kerja sama aku demi bantu ekonomi keluarga di kampung," tulis Cinta di unggahan Instagram beberapa waktu lalu.
Meski sempat putus sekolah, Salsa tidak pernah meninggalkan semangatnya untuk belajar. Hal itulah yang membuat Cinta terdorong untuk memberikan dukungan agar asistennya bisa kembali melanjutkan pendidikan.
"Dukungan pendidikan yang aku kasih cuma pembuka jalan, sisanya murni kerja keras dan dedikasi Salsa sendiri yang sukses bawa dia ke titik ini," lanjutnya.
Tak berhenti sampai di bangku SMA, Cinta mengungkapkan bahwa Salsa kini memiliki cita-cita baru, yakni melanjutkan pendidikan ke sekolah hukum dan menjadi seorang pengacara. Cinta pun menegaskan akan terus mendukung perjalanan pendidikan asistennya tersebut.
"Sekarang dia bahkan berani bermimpi lebih tinggi buat masuk sekolah hukum dan jadi pengacara.
I could not be more proud, and I will definitely support her journey!" tulisnya.
Baca juga: Cinta Laura Lontarkan Kritik Keras Atas Kerusakan Raja AmpatBagi Cinta, pendidikan merupakan jalan yang mampu membuka kesempatan baru bagi setiap orang. Karena itu, ia berharap kisah Salsa dapat menjadi penyemangat bagi mereka yang pernah menghadapi keterbatasan, termasuk mereka yang sempat terhenti pendidikannya.
"Aku yakin ada banyak 'Salsa' lain di luar sana yang lagi berproses. Semoga cerita ini bikin kalian makin percaya bahwa kamu gak harus kalah sama keadaan, gak perlu takut dikejar waktu.
It's never too late," tutupnya.
(est)