LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan sebelum tampil di ASEAN Championship 2026. Selain menentukan 23 pemain terbaik, pelatih John Herdman juga harus menyusun komposisi skuad yang tetap seimbang di tengah absennya beberapa pemain dan kebutuhan memenuhi regulasi turnamen.
Situasi tersebut membuat persaingan memperebutkan tempat di skuad Garuda semakin terbuka. Cedera Mauro Zijlstra yang mengalami masalah hamstring membuat sang penyerang hampir dipastikan tidak bisa mengikuti seluruh turnamen.
"Sangat disayangkan. Mauro merasakan masalah pada hamstring dan hasil pemeriksaan menunjukkan dia akan absen setidaknya di sebagian turnamen. Kami harus memberikan kesempatan kepada pemain lain," ujar Herdman.
Di luar persoalan cedera Mauro, Timnas Indonesia juga dipastikan tidak diperkuat Luke Vickery. Klubnya, Macarthur Bulls FC, tidak memberikan izin karena ASEAN Championship 2026 berlangsung di luar kalender resmi FIFA. Sementara itu, Yakob Sayuri telah lebih dulu meninggalkan pemusatan latihan akibat cedera.
Perubahan tersebut membuat persaingan di lini depan semakin ketat. Jens Raven, Ramadhan Sananta, Rafael Struick, Hokky Caraka, Eksel Runtukahu, hingga Arkhan Kaka kini masih sama-sama memiliki peluang untuk mengamankan satu tempat di daftar akhir Timnas Indonesia.
Di saat sejumlah posisi masih diperebutkan, Herdman memastikan dirinya belum mengambil keputusan mengenai komposisi akhir skuad. Menurutnya, belum ada pemain yang dapat menganggap tempatnya sudah aman.
"Mungkin ada pemain lain yang bergabung. Hanya waktu yang akan menjawab. Tapi saya sangat senang dengan grup yang kami miliki sekarang. Komitmen dan disiplin mereka sudah berada di level berikutnya," kata pelatih asal Inggris tersebut.
Peluang perubahan daftar pemain masih terbuka karena Herdman hanya dapat mendaftarkan 23 pemain. Bahkan, ia juga masih berencana menambah satu penjaga gawang untuk memenuhi ketentuan turnamen.
"Kita lihat saja nanti. Saya hanya bisa memilih 23 pemain. Kami juga akan menambah satu kiper lagi karena selama ini hanya berlatih dengan dua penjaga gawang," ujarnya.
Kebutuhan mencari kiper ketiga bukan semata-mata soal kualitas individu. Herdman mengaku juga mempertimbangkan kepentingan klub agar tidak kehilangan penjaga gawang utama menjelang dimulainya kompetisi domestik.
"Kami ingin menghormati klub. Kami mencari sosok dengan karakter yang tepat untuk mendukung kiper utama dan kiper kedua tanpa merugikan klubnya," tutur pelatih berusia 50 tahun itu.
Proses seleksi sendiri masih berlangsung di Bali. Pemusatan latihan yang dimulai sejak 5 Juli 2026 awalnya diikuti 50 pemain sebelum mengerucut menjadi 22 pemain yang menjalani fase kedua latihan di Bali United Training Center, Gianyar.
Dengan evaluasi yang masih berjalan dan peluang pemanggilan pemain baru yang belum tertutup, daftar final Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026 diperkirakan baru akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang. Hingga saat itu, setiap sesi latihan masih menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk meyakinkan Herdman.
(lam)