LANGIT7.ID-Spanyol; Gelandang Spanyol, Rodri, kini berpeluang masuk dalam kelompok eksklusif pemain yang memenangkan Ballon d'Or lebih dari satu kali, setelah sukses mengantarkan negaranya meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Sebagai motor utama di setiap tim yang dibelanya, baik Spanyol maupun Manchester City, pemain berusia 30 tahun ini bahkan berhasil mengalahkan Lionel Messi dalam perebutan penghargaan Bola Emas di panggung terbesar sepak bola dunia. Meski Messi—yang pada usia 39 tahun masih mencatatkan 12 kontribusi gol—masuk sebagai favorit kuat, performa Rodri ternyata dinilai lebih impresif.
Kini, gelandang andalan Man City tersebut menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih Ballon d'Or tahun ini, menyusul kesuksesannya pada 2024. Namun, kemenangan Rodri dua tahun lalu sempat menuai banyak kontroversi, dan Messi pun mengungkapkan bahwa ada sosok lain yang menurutnya lebih layak.
Siapa yang Didukung Messi untuk Ballon d'OrKabar bahwa Rodri menggusur Vinicius Junior sebagai kandidat utama peraih Bola Emas pada Oktober lalu sempat memicu kemarahan di kubu Real Madrid. Para pemain dan staf Los Blancos bahkan memboikot acara France Football sebagai bentuk protes.
Namun, ternyata Vini Jr bukanlah pemain yang didukung Messi untuk meraih penghargaan bergengsi tersebut. Dan pria yang telah memenangkannya sebanyak delapan kali—rekor terbanyak sepanjang masa—tentu tahu betul apa yang dibutuhkan untuk menjadi yang terbaik.
Di luar dugaan banyak pihak, Messi justru mendukung rekan setimnya di timnas Argentina, Lautaro Martinez, untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik 2024. Dikutip dari GOAL, pemain terhebat sepanjang masa itu menyatakan:
"Dia menjalani tahun yang spektakuler. Dia mencetak gol di final, menjadi pencetak gol terbanyak di Copa America. Dia lebih pantas meraih Ballon d'Or daripada siapa pun."
Martinez mencetak gol kemenangan di menit ke-112 saat Argentina mengalahkan Kolombia di final Copa America, setelah Messi harus ditarik keluar karena cedera tepat setelah jam pertandingan memasuki menit ke-60. Striker Inter Milan itu juga meraih Sepatu Emas di turnamen tersebut berkat lima gol yang ia cetak.
Selain itu, ia juga mencetak 24 gol saat Inter meraih gelar Scudetto. Namanya pun benar-benar masuk dalam perbincangan pada 2024, terbukti dengan posisi akhirnya di peringkat ke-7.
Penyerang Argentina itu juga yakin bahwa dirinya layak bersaing dengan para pemain kelas dunia lainnya. Martinez mengatakan:
"Karena saya bekerja keras, dan saya juga banyak menderita di tahun-tahun sebelumnya. Ini adalah kedua kalinya saya masuk tahap akhir perebutan Ballon d'Or, dan saya rasa saya punya kapasitas untuk berada di sana."(*/saf/givmesport)
(lam)