LANGIT7.ID, Palembang - Penyelenggaraan Festival Sriwijaya XXIX diharapkan tidak hanya meningkatkan kembali gairah pariwisata di Sumatera Selatan, tapi juga mendorong geliat UMKM khususnya di subsektor ekonomi kreatif.
Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam sambutannya di acara Festival Sriwijaya XXIX pada Jumat (22/10) di Taman Budaya Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.
"Hari ini kita gagas Festival Sriwijaya ke-29 tahun 2021. Harapannya, ini jadi kebangkitan dan kepulihan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga bisa membuka kembali lapangan kerja dengan meningkatnya penjualan UMKM," kata Sandiaga.
Mengangkat tema "Harmoni Sumsel dalam Gelora Sriwijaya", Festival Sriwijaya XXIX tahun ini berlangsung mulai 22 hingga 28 Oktober 2021 secara hybrid di Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Baca juga:
Hari Pertama Buka, Ragunan Langsung Diserbu PengunjungFestival Sriwijaya tahun ini menghadirkan gelar budaya 500 seniman dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan. Ada juga 17 pameran subsektor ekraf yang ditampilkan, seperti aneka kerajinan tangan dan kain khas Sumatera Selatan, hingga ragam kuliner.
Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni, mulai dari seni tari, lagu, dan teater. Selain itu, kegiatan ini juga menampilkan talkshow tentang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Dalam kesempatan itu, Menparekraf berkesempatan melihat produk-produk ekraf yang dihadirkan. Ia juga mengajak masyarakat yang datang untuk membeli produk-produk UMKM tersebut.
"Kita tahu saat ini UMKM sedang kesulitan, jadi kita harus mensupport sektor parekraf dengan menjadi Rojali yaitu rombongan jadi beli, jangan hanya jadi rohali atau rombongan hanya lihat-lihat. Ayo kita gercep, ‘begancang’ membantu UMKM agar usaha kreatif kembali menggeliat dan membantu terciptanya lapangan pekerjaan," ujarnya.
Baca juga:
Vaksinasi dan Prokes Kunci Pemulihan ParekrafSandiaga menyebut pihaknya akan terus mendukung penyelenggaraan Festival Sriwijaya. Untuk itu, ia akan berkolaborasi dengan praktisi event internasional guna membawa Festival Sriwijaya ke kancah internasional.
"Saya apresiasi kegiatan ini. Tahun depan, kami sudah rencanakan kolaborasi dengan praktisi event internasional, kita akan membawa festival Sriwijaya ke tingkat internasional," jelasnya.
"Kita akan undang partisipan-partisipan dan pengunjung dari negara-negara luar, seperti negara-negara yang memiliki hubungan dengan Kerajaan Sriwijaya dulu," tambahnya.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Daru, mengatakan saat ini Sumatera Selatan sedang dalam tahap pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan menggiatkan kembali tempat-tempat wisata dan seni budaya.
"Keanekaragaman seni budaya di Sumatra Selatan sudah sangat lama dikenal. Bersama DPRD, kita juga telah keluarkan perda kearifan lokal, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2021 untuk mengembalikan ciri khas dari Sumatra Selatan," kata Herman Daru.
(sof)