LANGIT7.ID, Jakarta - Setelah sekian lama anak-anak tak bisa menonton film di bioskop akibat pandemi Covid-19, kini, orang tua bisa mengajak mereka untuk menikmati pertunjukan layar lebar. Film animasi NUSSA yang selama ini cuma bisa ditonton di platform youtube kini sudah bisa disaksikan di layar lebar.
NUSSA bisa ditonton oleh anak-anak di bawah 12 tahun di bioskop di kota-kota Jawa dan Bali yang masuk dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 dan 2. Menonton film ini bisa menjadi salah satu cara mendidik anak yang dapat dilakukan oleh orang tua.
Film ini diangkat dari youtube series dengan judul Nusa dan Rara yang menampilkan satu keluarga sederhana, meski mereka memiliki kekurangan.
Diproduseri oleh Anggia Harisma, film NUSSA berkisah tentang seorang anak pandai bernama Nussa yang ingin membuat bangga ayahnya dengan memenangkan kembali lomba sains di sekolahnya. Namun, dia harus berhadapan dengan Jonni, anak baru dan seorang rival lomba yang lebih unggul dari Nusa.
“Mengenai isu radikal yang menyerang film ini, mendingan urus saja urusan kalian yak. Ga usah lebay dengan provokasi yang tidak masuk akal,” kata akun youtube keramagz, dikutip Ahad (24/10/2021).
Dimulai dari Nusa yang merupakan seorang anak cerdas dan sholeh, namun sebenarnya dia adalah penyandang disabilitas. Nusa terlahir dengan satu kaki. Selama ini dia berjalan dan menopang seperti anak normal lainnya dengan menggunakan kaki bantuan.
Dari sini saja, kisah Nusa menyiratkan pesan bahwa penyandang disabilitas maupun manusia normal tetap sama di mata Allah sang Pencipta. Mereka juga berhak ceria tanpa perlu dipandang sebelah mata.
![Film Nussa The Movie Masih Tayang di Bioskop, Ramai Ditonton Anak-anak]()
Mereka juga digambarkan lengkap sebagai sebuah keluarga yang utuh, karena hanya ada Umma, Nusa dan Rara. Selama ini penonton tidak pernah melihat sosok ayah atau abah, tanpa penjelasan sedikit pun. Ini menimbulkan multiteori yang menerka-nerka sosok abah sebenarnya.
"Nah dalam film ini akhirnya sosok abah terjawab dengan sebuah kisah, yang ternyata sesimple itu. Tonton saja," kata kanal YouTube Keramagz.
Film ini juga menampilkan karakter baru yang cukup asing bagi yang mengikuti seriesnya. Dimulai dari keluarga karakter baru yaitu Joni. Joni saingan Nusa yang merupakan juara sains di sekolah. Joni ternyata orang yang kekurangan kasih sayang dari orang tua. Penonton yang awalnya ita antipati, malah menjadi simpati. Dia bisa menemukan keceriaan dan kebahagiaan ketika berkenalan dengan Nusa dan keluarganya.
Karakter baru juga ada Bibi Nur dengan kejenakaannya yang merupakan pengasuh Joni. Kemudian Babe Jaelani yang merupakan bapak penjaga sekolah Nusa.
Satu poin yang penting juga dalam film, penonton bisa bisa menyaksikan perubahan sikap 180 derajat dari seorang anak yang kita lihat ceria dan sabar disepanjang series, yakni Nussa. Kehadiran Joni di sekolah memberikan tekanan tersendiri bagi Nusa untuk menjadi yang lebih baik daripada saingan baru itu. Dia bete dan ngambek. Itu hal wajar dialami anak-anak ketika tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.
Aspek terpenting yang membuat film sangat disarankan ditonton adalah endingnya yang mengandung bawang . Eksekusi ending sangat sempurna dengan plot twits yang sempurna dan tidak ketebak. Jadi, tonton saja.
Film yang disutradari oleh Bony Wirasmono ini tayang di bioskop sejak 14 Oktober 2021. Ribuan penonton telah menonton film animasi dengan cerita yang hangat dan penuh nilai moral tinggi. Itu menjadikan NUSSA sebagai film keluarga yang tidak bisa dilewatkan.
Film NUSSA tak hanya menawarkan cerita menarik, namun juga visual animasi yang dibuat dengan kualitas terbaik. Tak sedikit kritikus film dan penonton mengatakan film NUSSA sudah bisa disejajarkan dengan studio animasi internasional dan menjadi benchmark baru animasi Indonesia.
Kesempurnaan kualitas cerita dan visual film NUSSA adalah hasil kerja keras ratusan kreator terbaik di Indonesia. Para kreator berupaya mengembangkan teknologi animasi baru sehingga kualitas film NUSSA berbeda dengan series-nya.
Animasi pada film itu juga menggunakan teknologi hair system. Sistem ini membuat setiap helai rambut karakter film NUSSA terlihat detail satu persatu sehingga membuat film ini tampak lebih alami.
(jqf)