LANGIT7.ID-Jakarta; Pesawat Casa NC212 kini disiagakan di Lanud Supadio untuk mendukung operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari penguatan dukungan operasi udara yang juga mencakup water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Penguatan operasi udara dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus membantu mengendalikan kebakaran agar tidak meluas. Dukungan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan kondisi di lapangan.
Sebagai Dansubsatgas Udara, Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., mengendalikan dukungan operasi udara dalam penanganan karhutla.
Pada Jumat (21/8/2026), Sidik Setiyono menyampaikan bahwa Lanud Supadio siap mengoptimalkan dukungan sesuai kemampuan dan tugas yang diemban.
Dalam pelaksanaannya, kecepatan menentukan sasaran, ketepatan penggunaan dukungan udara, serta koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting.
Salah satu dukungan utama dilakukan melalui water bombing. Helikopter dikerahkan untuk melakukan pemadaman langsung dari udara pada titik-titik karhutla yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Skema tersebut menjadi bagian penting untuk mempercepat pemadaman, terutama ketika kebakaran berada di kawasan gambut maupun wilayah dengan akses darat yang terbatas.
Penanganan tidak hanya diarahkan pada pemadaman. Lanud Supadio juga mendukung pelaksanaan OMC sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah sasaran.
![Pesawat Casa NC212 Disiagakan di Lanud Supadio, Operasi Udara Hadapi Karhutla Kalbar Diperkuat]()
OMC diarahkan untuk membantu mempercepat turunnya hujan, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan dan memiliki potensi karhutla tinggi.
Efektivitas operasi kemudian ditopang koordinasi bersama pemerintah daerah, BPBD, BNPB, BMKG, TNI-Polri, unsur pemadam kebakaran, serta masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan titik api, menentukan prioritas penanganan, sekaligus menyesuaikan dukungan udara dengan kondisi di lapangan.
Dengan kombinasi pemadaman langsung dan dukungan mitigasi melalui OMC, Lanud Supadio terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam menangani karhutla di Kalimantan Barat.
Dukungan operasi udara tersebut diarahkan agar penanganan berlangsung cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya pengendalian supaya kebakaran tidak meluas.
(lam)