LANGIT7.ID-Barcelona; Menurut SPORT, Lamine Yamal kembali memecahkan rekor luar biasa FC Barcelona setelah mengenakan ban kapten sebelum genap berusia 20 tahun. Ia menjadi pemain termuda yang menjadi kapten klub dalam pertandingan kompetitif di era modern.
Dalam pertemuan Liga Champions klub dengan Feyenoord, Lamine mengambil alih peran kapten setelah Raphinha digantikan, dan menyandang pemain termuda yang tercatat mengenakan ban kapten untuk klub di lapangan.
Pencapaiannya itu diraih pada usia hanya 19 tahun 58 hari, jauh melampaui tolok ukur era modern sebelumnya yang ditetapkan Bojan Krkic dan Gavi.
Lebih muda dari Bojan dan GaviKapten pertama dalam sejarah Barcelona adalah pendiri klub, Joan Gamper, yang pertama kali mengenakan ban kapten pada usia 21 tahun.
Dua preseden muda terkini adalah Bojan dan Gavi, yang keduanya menjadi kapten Barça dalam pertandingan kompetitif pada usia 20 tahun.
Bojan pertama kali melakukannya pada usia 20 tahun 61 hari, sementara Gavi 15 hari lebih tua saat pertama kali mengenakan ban kapten.
Momen pertama Gavi juga datang sebagai bentuk penghormatan dari skuad setelah ia kembali dari cedera serius.
Lamine kini telah melampaui keduanya hampir setahun penuh.
Tanggung jawab yang diemban LamineBahkan sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Lamine telah berbicara tentang arti dipilih oleh rekan-rekannya sebagai salah satu kapten Barcelona.
Remaja itu menjelaskan bahwa kehormatan tersebut membuatnya merasa memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar sekaligus membuatnya sangat bangga.
Kematangan itu semakin mencolok mengingat betapa cepat kariernya berkembang.
Pemain sayap La Masia itu melakukan debut untuk Barcelona pada usia hanya 15 tahun, dan sebelum genap berusia 20 tahun ia sudah menjadi kapten tim utama.
Dengan gelar Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia bersama Spanyol, serta tiga gelar La Liga dan satu Copa del Rey bersama Barcelona, mengenakan ban kapten merupakan langkah lain dalam kebangkitan luar biasa rather than a completely new source of pressure.
Tonggak sejarah lain dalam kebangkitan pesat LamineBaru setahun lalu, Lamine mengambil kaus nomor 10 dan perbandingan yang tak terhindarkan dengan Lionel Messi semakin menguat. Superstar remaja itu terus berkembang dan kini menambahkan satu lagi pencapaian bersejarah ke dalam daftar prestasinya yang tumbuh pesat.
Tidak ada catatan yang diketahui tentang kapten Barcelona yang lebih muda dari Lamine, meskipun tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan bahwa seorang remaja sesekali mengenakan ban kapten selama dua dekade pertama klub.
Lamine sudah pernah merasakan menjadi kapten di akademi, di mana ban kapten dirotasi di antara para pemain.
Namun kali ini, panggungnya adalah tim utama dan Liga Champions, membuat tonggak sejarah terbaru ini semakin berarti.(*/saf/barcauniversal)
(lam)