LANGIT7.ID-Spanyol; FC Barcelona secara konsisten menekankan bahwa pemanfaatan penuh Spotify Camp Nou akan sangat penting bagi pemulihan keuangan jangka panjang klub setelah pembangunan kembali selesai.
Kini, menurut MARCA, klub Katalan itu memproyeksikan pendapatan Rp25,4 triliun untuk musim 2030/31, dengan kotak VIP, Hospitality, dan hak siar diperkirakan akan memberikan kontribusi signifikan.
Barcelona juga memperkirakan EBITDA sebesar Rp6,5 triliun untuk musim tersebut.
Angka-angka itu akan menjadi peningkatan besar dibandingkan tahun keuangan yang baru saja selesai.
Musim 2025/26 berakhir pada 30 Juni dengan pendapatan sekitar Rp18,6 triliun dan EBITDA Rp3,2 triliun.
Namun, Camp Nou hanya beroperasi dengan 62.000 kursi selama musim 2025/26 karena pekerjaan konstruksi yang masih berlangsung.
Pada 2030/31, stadion diperkirakan akan beroperasi pada kapasitas penuh, dengan lebih dari 100.000 kursi tersedia.
Area VIP diperkirakan segera dibuka
Rencana pembangunan kembali Barcelona sudah bergerak ke fase baru. Menurut jadwal klub saat ini, beberapa area VIP stadion bisa dibuka paling cepat bulan depan.
Sebagian dari tier ketiga diperkirakan akan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027, sementara klub berencana mulai memasang atap stadion pada musim panas mendatang.
Spotify Camp Nou yang selesai dengan demikian diperkirakan akan memainkan peran yang jauh lebih besar dalam model komersial Barcelona, dengan hospitality hari pertandingan dan aliran pendapatan lain terkait stadion menjadi bagian penting dari proyeksi jangka panjang klub.
Forbes menilai Barcelona sebesar Rp113,8 triliunIndikasi lain dari perubahan posisi keuangan klub adalah penilaiannya oleh Forbes. Publikasi tersebut saat ini menilai Barcelona sebesar Rp113,8 triliun, yang berarti kenaikan 57 persen dibandingkan 2021.
Pada saat yang sama, klub tetap menghadapi kewajiban keuangan terkait hubungannya dengan UEFA.
Barcelona telah mengajukan pinjaman subordinasi sebesar Rp1,6 triliun sebagai mekanisme untuk menghindari pembayaran sanksi UEFA terkait persyaratan untuk mengurangi utang di neraca sebesar 10%.
Majelis akan memberikan suara tentang pinjaman Camp Nou Rp5,3 triliun
Majelis Umum Biasa Barcelona akan berlangsung pada Sabtu pagi, ketika klub akan mempresentasikan hasil keuangan untuk 2025/26.
Untuk 2026/27, Barcelona telah menyiapkan anggaran yang lebih konservatif dan sebagian besar berbasis kelanjutan, dengan memperkirakan pendapatan Rp20,9 triliun terhadap pengeluaran Rp19,9 triliun.
Salah satu item terpenting dalam agenda Majelis adalah pemungutan suara atas permintaan klub untuk pinjaman Rp5,3 triliun guna menyelesaikan pembangunan kembali Spotify Camp Nou.
Laporan keuangan juga akan menunjukkan kenaikan tagihan gaji olahraga Barcelona.
Angka tersebut berada di Rp10 triliun musim lalu dan telah naik menjadi Rp11,1 triliun untuk musim saat ini. Kenaikan itu dikaitkan dengan perpanjangan kontrak yang diselesaikan klub dan penyesuaian yang dilakukan pada beberapa kontrak yang ada.
Biaya personel non-olahraga juga meningkat, naik dari Rp1,5 triliun menjadi Rp1,6 triliun, setelah perluasan tenaga kerja profesional klub.
Dengan pembangunan kembali stadion yang terus berjalan dan Barcelona memproyeksikan pendapatan tahunan lebih dari Rp24,5 triliun pada 2030/31, klub berharap Spotify Camp Nou yang selesai akan menjadi komponen sentral dari model keuangan masa depannya.(*/saf/barcauniversal)
(lam)