LANGIT7.ID-Tokyo; Leylah Fernandez memuji "ketangguhan mentalnya" setelah memastikan bentrokan final Pan Pacific Open melawan petenis Rusia Diana Shnaider pada Sabtu.
Petenis peringkat 23 dunia asal Kanada itu mengalahkan Kamilla Rakhimova dari Uzbekistan 7-5, 6-3 di Tokyo untuk mencapai final kedua secara beruntun.
Fernandez meraih gelar pertamanya musim ini di Singapura pada September dan melanjutkannya dengan mencapai partai final pekan lalu di Ningbo, di mana ia kalah dari petenis nomor satu dunia Elena Rybakina.
Fernandez akan menghadapi Shnaider yang berperingkat 13 setelah petenis Rusia itu mengalahkan remaja Slovakia Mia Pohankova 6-4, 7-6 (9/7) di semifinal lainnya.
Fernandez mengaitkan kesuksesannya di rangkaian turnamen Asia tahun ini dengan "kemauan untuk bekerja".
"Saya bangga dengan ketangguhan mental saya," kata petenis berusia 24 tahun, finalis US Open 2021 itu.
"Ini bukan pertandingan yang mudah, jadi saya senang bisa menemukan solusi dan tetap tenang di momen-momen sulit."
Fernandez melaju ke semifinal setelah Rybakina mundur dari pertandingan mereka karena cedera leher, sehari setelah memastikan peringkat nomor satu dunia akhir tahun.
Rybakina adalah salah satu dari beberapa pemain yang mundur di Tokyo, yang digelar menjelang akhir musim tenis.
Fernandez mengatakan ia dan timnya memutuskan untuk memainkan sebanyak mungkin pertandingan setelah US Open pada September, ketika ia kalah di putaran ketiga.
"Kami semua sepakat bahwa yang paling saya butuhkan adalah pertandingan, untuk bermain di pertandingan-pertandingan sulit ini, momen-momen tidak nyaman, dan menjadi kuat di momen-momen tersebut," ujarnya.
"Kami bisa berlatih sebanyak yang kami mau, tetapi kami tidak akan bisa mereplikasi momen-momen sulit itu dalam latihan."
Shnaider sedang mengejar gelar pertamanya tahun ini setelah berjuang melewati Pohankova, mantan juara junior Wimbledon.
"Kerja keras tidak pernah berhenti," kata Shnaider, 22 tahun, yang mengalahkan Alexandra Eala di perempat final.
"Saya punya persiapan bagus untuk rangkaian turnamen Asia dari segi kebugaran.
"Kemarin adalah pertandingan yang sangat sulit dan hari ini saya senang bisa memaksakan diri lagi."(*/saf/france24)
(lam)