Unai Emery telah membawa Aston Villa melangkah jauh sejak ditunjuk sebagai pelatih pada November 2022. Kini, setelah mengantarkan klub menjuarai Liga Europa dan kembali bersaing di Liga Champions, pelatih asal Spanyol itu ingin mengukur perkembangan timnya saat menghadapi Barcelona. Ketika pertama kali diperkenalkan di Villa Park, Emery menyampaikan dua ambisi utamanya: memenangkan trofi dan membawa Aston Villa kembali tampil di kompetisi Eropa. Dua target tersebut kini telah tercapai.
Villa bahkan mengakhiri penantian gelar selama 30 tahun setelah menjuarai Liga Europa pada Mei lalu. Pencapaian itu memunculkan pertanyaan mengenai ambisi berikutnya, baik bagi Emery maupun klub. Spekulasi mengenai masa depan Emery sempat mengemuka setelah komentator Sky Sports, Jamie Carragher, menyebut sang pelatih berpotensi tertarik menangani klub elite seperti Manchester United. Pernyataan tersebut membuat Villa bereaksi keras dan bahkan mengancam menempuh jalur hukum.
Namun, Villa memandang diri mereka sebagai klub yang mampu bersaing di level tertinggi. Dalam dua tahun terakhir, mereka telah menunjukkan perkembangan di kompetisi domestik maupun Eropa, dengan Emery menjadi sosok sentral dalam proyek tersebut. Emery sendiri masih terikat kontrak hingga 2029. Ia menandatangani kesepakatan terbaru pada Mei 2024. Dengan keberhasilan membawa Villa meraih trofi Eropa, peluang pembaruan kontrak kembali menjadi pembahasan.
Pertandingan melawan Barcelona di Nou Camp menjadi kesempatan bagi Emery untuk mengukur sejauh mana perkembangan Aston Villa. Ia menyebut timnya ingin menjadikan laga tersebut sebagai tantangan untuk mengetahui jarak kualitas mereka dengan salah satu klub besar Eropa. "Kami terus mencari tantangan baru dan ingin merespons dalam pertandingan melawan Barcelona untuk melihat seberapa jauh kami dari mereka," ujar Emery. Ia juga mengingatkan bahwa Aston Villa memiliki sejarah di kompetisi Eropa.
Klub tersebut pernah menjuarai Piala Eropa pada 1982 dan kini kembali berusaha membangun prestasi di panggung kontinental. "Barcelona adalah favorit berdasarkan kondisi saat ini dan apa yang telah mereka lakukan selama 10 tahun terakhir. Namun, mereka tetap harus membuktikan status tersebut," katanya. Emery mendapat keleluasaan untuk membangun ulang Villa setelah ditunjuk menggantikan Steven Gerrard. Di bawah arahannya, klub yang sebelumnya berjuang di Premier League berkembang menjadi juara Liga Europa dan penantang di Liga Champions. Metode kepelatihan Emery dikenal intens.
Para pemain harus menjalani sejumlah sesi pertemuan dan latihan dengan tuntutan taktik yang tinggi. Proses adaptasi terhadap pendekatannya pun dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Ketelitian Emery dalam menyiapkan tim juga menjadi salah satu faktor yang membuat Villa diperhitungkan. Sumber-sumber di lingkungan Barcelona disebut mewaspadai kemampuan Emery dalam membaca kelemahan lawan dan menyusun strategi untuk mengeksploitasinya. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, turut memberikan pujian kepada Emery.
Ia menilai koleganya tersebut sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa dan dunia. "Ia adalah salah satu pelatih terbaik di Eropa dan dunia. Ia sangat sukses. Dari cara timnya bermain, Anda bisa melihat struktur yang jelas, dan dalam menyerang mereka punya pola yang berbeda-beda. Bagi saya, sungguh luar biasa melihat timnya," kata Flick. Flick juga menilai Aston Villa telah menunjukkan perkembangan dan kepercayaan diri dalam penguasaan bola. Menurutnya, pertandingan melawan tim asuhan Emery tidak akan mudah bagi Barcelona.
Meski mendapat banyak pujian, Emery memiliki catatan kurang baik ketika bertanding di Nou Camp. Ia disebut telah menelan 14 kekalahan dari 15 pertandingan di stadion tersebut. Salah satu kekalahan paling membekas terjadi ketika Paris Saint-Germain yang dilatihnya tersingkir setelah kalah 1-6 dari Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions, meski sebelumnya menang 4-0 pada leg pertama. Rekor itu menjadi salah satu hal yang ingin diperbaiki Emery. Ia mengakui pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran untuk meningkatkan kualitas tim dan pendekatan taktiknya. "Dalam pengalaman saya, pertandingan-pertandingan di Nou Camp memberi saya banyak informasi untuk belajar dan menjadi lebih baik," ujarnya. Emery menegaskan Aston Villa datang dengan kepercayaan diri dan kesiapan untuk bersaing.
Ia menyadari Barcelona merupakan salah satu kandidat kuat juara Liga Champions, tetapi tantangan tersebut justru menjadi kesempatan bagi Villa untuk menunjukkan perkembangan mereka. "Kami menghadapi salah satu tim favorit untuk memenangkan kompetisi. Ini tantangan besar. Kami percaya diri dengan bagaimana kami membangun tim dan menghadapi tim seperti Barcelona," kata Emery. "Kami terus berkembang, memahami permainan, menetapkan tuntutan, dan bersaing di level kami sekarang. Inilah tantangan yang kami hadapi."
