Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 06 November 2026
home global news detail berita

Dari Bos Industri Pertahanan ke Bos Kereta: Kabut Rp 2 Miliar Bobby Rasyidin

tim langit 7 Jum'at, 06 November 2026 - 16:06 WIB
Dari Bos Industri Pertahanan ke Bos Kereta: Kabut Rp 2 Miliar Bobby Rasyidin
Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT KAI yang uangnya senilai Rp2 miliar disita KPK terkait kasus digitalisasi SPBU Pertamina.
LANGIT7.ID-Jakarta;

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin. Penyitaan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) periode 2018–2023. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penyitaan tersebut.

Ia menyebut uang itu disita dari Bobby yang berstatus sebagai saksi dalam perkara tersebut. "Benar, dalam penyidikan perkara itu telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari salah seorang saksi, saudara BR," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/11/2026). Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein juga membenarkan penyitaan tersebut.

Namun, ia belum mengungkapkan rincian lebih lanjut. "Iya betul. Penyidik sudah melakukan penyitaan," ujarnya. Hingga kini, Bobby masih berstatus sebagai saksi, bukan tersangka. KPK juga belum menjelaskan secara terperinci asal-usul uang yang disita maupun keterkaitannya dengan dugaan penyimpangan proyek tersebut.

Profil Bobby Rasyidin

Bobby Rasyidin lahir di Padang pada 31 Oktober 1974. Ia menempuh pendidikan S1 Teknik Telekomunikasi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan melanjutkan pendidikan magister teknik di Illinois State University, Amerika Serikat.

Ia juga meraih gelar MBA dari University of New South Wales (UNSW), Australia. Karier profesionalnya dimulai di Lucent Technologies Indonesia pada 1996. Pada 2012, Bobby dipercaya memimpin PT Alcatel-Lucent Indonesia.

Pada Desember 2020, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Len Industri (Persero), perusahaan yang bergerak di bidang elektronika untuk industri dan pertahanan serta menjadi bagian dari holding BUMN pertahanan DEFEND ID. Selanjutnya, pada 12 Agustus 2025, Bobby ditunjuk sebagai Direktur Utama PT KAI menggantikan Didiek Hartantyo.

Selama memimpin KAI, Bobby mendorong transformasi perusahaan melalui pemanfaatan data dan peningkatan layanan pelanggan. Pada 2025, KAI Group tercatat melayani 503,5 juta pelanggan dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,53 persen.

Perkara Digitalisasi SPBU Pertamina

Kasus dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina berlangsung pada periode 2018–2023. Proyek tersebut memiliki pagu anggaran sekitar Rp3,6 triliun. Dalam penyidikan perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Elvizar selaku pemilik PT Pasifik Cipta Solusi, Dian Rachmawan selaku mantan Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia, serta Weriza selaku mantan Senior General Manager Strategic Sourcing Operation Procurement PT Telkom Indonesia. Ketiganya telah ditahan KPK pada Agustus 2026.

Berdasarkan penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara dalam pengadaan perangkat Automatic Tank Gauge (ATG) mencapai Rp193,75 miliar. Sementara itu, pengadaan perangkat Electronic Data Capture (EDC) menimbulkan kerugian sebesar Rp128,42 miliar. Dengan demikian, total kerugian negara dalam perkara tersebut mencapai sekitar Rp322,18 miliar.

Sebelumnya, Bobby telah diperiksa KPK sebagai saksi pada Agustus 2025. Saat itu, pemeriksaan dilakukan ketika ia masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Len Industri periode 2021–2025. Penyidik memeriksa Bobby untuk mendalami informasi terkait perkara tersebut, termasuk dalam proses penghitungan kerugian negara bersama BPK.

Hingga kini, KPK belum mengungkap secara terbuka hubungan Bobby dengan dugaan pengaturan pengadaan maupun asal-usul uang Rp2 miliar yang disita.

Masih Menunggu Penjelasan Bobby

Penyitaan uang Rp2 miliar tersebut menambah perkembangan penyidikan kasus digitalisasi SPBU Pertamina. Namun, KPK belum membeberkan apakah uang itu berkaitan dengan dugaan aliran dana kepada pihak tertentu atau memiliki hubungan langsung dengan proses pengadaan. Hingga berita ini diturunkan, Bobby belum memberikan penjelasan publik mengenai penyitaan tersebut. Ia masih menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI.

(/saf)*

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 06 November 2026
Imsak
03:57
Shubuh
04:07
Dhuhur
11:40
Ashar
14:57
Maghrib
17:50
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan