LANGIT7.ID-Qatar;Pebalap muda Indonesia, Veda Pratama, harus menerima kenyataan pahit menjelang balapan Moto3 Qatar 2026. Meski tampil kompetitif dengan menempati posisi kedelapan pada sesi kualifikasi, Veda harus memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti turun enam posisi grid.
Hukuman tersebut dijatuhkan menyusul kesalahan yang dilakukannya pada sesi Jumat. Akibatnya, peluang Veda untuk meraih hasil maksimal di Sirkuit Lusail menjadi lebih menantang.
Padahal, Veda menunjukkan performa menjanjikan dalam sesi Kualifikasi 2 (Q2). Dengan suhu permukaan lintasan mencapai 35 derajat Celsius, ia berhasil mencatatkan waktu terbaik 2 menit 3,540 detik dan menempati posisi kedelapan.
Sebelumnya, catatan waktu pertama Veda pada menit keempat dibatalkan karena melanggar batas lintasan (
track limits). Namun, ia mampu bangkit dan memperbaiki catatan waktunya pada kesempatan berikutnya.
Sementara itu, pole position Moto3 Qatar 2026 berhasil diamankan Maximo Quiles dengan catatan waktu 2 menit 3,025 detik.
Sesi kualifikasi juga diwarnai situasi menarik ketika sejumlah pebalap saling menunggu di area pit sebelum kembali ke lintasan. Situasi tersebut berlangsung hingga menit ke-12, sebelum Hakim Danish menjadi salah satu pebalap pertama yang memulai
time attack pada menit ke-13.
Dengan hukuman turun enam posisi, Veda kini harus memulai balapan dari urutan ke-14. Ia dituntut tampil maksimal untuk memperbaiki posisinya dan bersaing memperebutkan hasil terbaik di Sirkuit Lusail.
Dukungan para penggemar Indonesia diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi Veda untuk menghadapi tantangan tersebut.
(/saf)*
(lam)