LANGIT7.ID, Jayapura - Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua telah resmi digelar di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat (5/11). Mengusung tema "Cahaya dari Timur Papua", Peparnas Papua dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
Upacara pembukaan Peparnas yang disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube ini dimeriahkan penampilan 950 penari putra dan putri Papua. Tarian ini disajikan dalam lima konfigurasi dari Tanah Papua dengan menggunakan properti dari seorang pengrajin Tifa lulusan S1 Antropologi.
Baca juga: Tak Hadiri Pembukaan Peparnas, Presiden Jokowi Minta MaafDi segmen pertama tarian menampilkan rumah tradisional Papua yang bercerita tentang persatuan lima suku adat di Papua. Segmen selanjutnya, ada penampilan Tarian Sampan yang menceritakan kehidupan masyarakat Papua yang melakukan kegiatan melalui sungai-sungai.
Para penari juga mementaskan Tarian Prajurit yang menunjukkan kepiawaian pemuda-pemuda Papua dalam berperang. Tarian selanjutnya adalah "Burung Cenderawasih" yang melambangkan keindahan Papua.
Penampilan para penari ditutup dengan Papua Bisa, yang menunjukkan Papua masa kini yang maju dan telah hidup berdampingan dengan para pendatang demi kemajuan Papua dan Indonesia.
Setelah tarian konfigurasi selesai, suling tambur dan marching band kemudian memasuki lapangan yang diikuti dengan Hara dan Wara, maskot resmi Peparnas XVI Papua. Hara dan Wara adalah sepasang burung kasuari, yang merupakan salah satu burung terbesar di dunia dan termasuk burung yang tidak bisa terbang.
Baca juga: Polda Papua Siap Amankan Pembukaan Peparnas XVIBulu-bulunya memiliki warna yang menarik juga eksotis, serta memiliki motivasi yang tinggi untuk bertahan hidup ketika berpasangan atau bahkan sendiri. Upacara pembukaan Peparnas kemudian dilanjutkan dengan defile atlet Peparnas dan 33 pembawa papan nama propinsi dan kontingen.
Sederet musisi papan atas turut hadir memeriahkan pembukaan Peparnas Papua, seperti Anggun, Nowela Mikhelia, Edo Kondologit, hingga artis lokal seperti Kaonak, Manggorap, Nogei, Shine of Black, Piter Ginuy, dan Irsa Yoku.
Pembukaan Peparnas Papua juga diwarnai dengan atraksi 500 drone yang menghiasi langit-langit di Bumi Cenderawasih. Drone tersebut didatangkan dari California dan Dubai lengkap dengan pilotnya dari Eropa dan Singapura.
Dari segi pengamanan, upacara pembukaan Peparnas Papua melibatkan 1.400 personel TNI-Polri. Seluruh kegiatan Peparnas Papua menerapkan protokol kesehatan ketat mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Pembatasan penonton saat seremoni pembukaan diberlakukan. Meski begitu, masyarakat tetap dapat menyaksikan kemegahan upacara pembukaan dengan hadirnya videotron di sejumlah titik di Jayapura. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Kominfo Beri Dukungan Pelayanan Informasi Publik di Peparnas XVI Papua(asf)