LANGIT7.ID, Mataram - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kota Mataram untuk dapat meningkatkan peluang dan penciptaan lapangan kerja dengan mengedepankan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir di acara pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2021 yang berlangsung di Taman Budaya Nusa Tenggara Barat, Mataram, seperti dikutip Jumat (5/11).
"Saya sangat terkesan dengan produk-produk ekonomi kreatif yang diproduksi para pelaku ekraf di Kota Mataram. Saya semakin yakin bahwa dengan kerja sama maka ekonomi akan bangkit, lapangan kerja akan terbuka," kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Baca juga:
Menparekraf Minta Desa Wisata Senaru Perbanyak HomestayDalam kegiatan tersebut, hadir 35 pelaku ekraf terpilih untuk mengikuti workshop yang berisikan materi tentang kreativitas, pemodelan bisnis, promosi digital, pengelolaan keuangan, serta permodalan.
Menurut Sandiaga, masyarakat Mataram harus dapat memaksimalkan penyelenggaraan event-event internasional yang akan diselenggarakan di NTB. Salah satunya seperti World Superbike di bulan ini dan MotoGP tahun 2022.
"Kuncinya para pelaku ekraf harus dapat saling bekerja sama, berkolaborasi. Nanti kita akan susun pola perjalanan atau travel pattern bagi wisatawan," ujarnya.
Baca juga:
Desa Wisata Sesaot Masuk 50 Besar ADWI, Ini Harapan Menparekraf"Ini adalah sinyal kebangkitan kita, tapi para pelaku ekraf harus kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya," tambahnya.
Menparekraf berharap melalui kerja sama yang baik, para pelaku ekraf di Mataram juga dapat sama-sama mendorong penetapan subsektor ekonomi kreatif unggulan. Seperti produk kriya yang menghasilkan rotan, tenun songket, ukiran kayu, dan lainnya.
"Pelaku ekraf subsektor kriya diharapkan dapat memperkuat produknya dari sisi inovasi, kreativitas, dan kolaborasi agar bisa memperluas pemasaran, khususnya di saat pandemi ini," imbuhnya.
(sof)