LANGIT7.ID, Solo - Laga seru tersaji di Liga 1 pekan ke-12 saat PSS Sleman bentrok dengan PSM Makassar di Stadion Manahan Solo, pada Kamis (18/11) malam. Kedua tim secara bergantian saling berbalas gol dengan skor akhir pertandingan 2-2.
PSM mengawali gol melalui Abdul Rachman pada menit ke-15. Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman membalas gol melalui Nemanja Kojic di menit ke-31. Pada menit ke-18, giliran PSM melalui Serif Hasic mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang PS Sleman Juninho, menyamakan kedudukan lewat set piece di menit ke-54.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengakui pertandingan menghadapi PSS Sleman sangat menarik ditonton. Kedua tim sama-sama memeragakan permainan terbuka dan diwarnai 4 gol.
“Skor 2-2 saya yakin
fair. Babak pertama ada 2-3 peluang. Makassar bisa leading di awal babak kedua. Terakhir menit ke-85, sebenarnya Juninho hampir masuk gol,” kata Dejan Antonic, seusai pertandingan.
Baca juga:
Widodo C Putro Ungkap Rahasia Kandaskan Bhayangkara FC“Saya senang anak-anak tadi kerja keras. Kita ada dua hari
recovery lawan Bhayangkara FC. Saya senang sekali karena semua anak-anak main bagus. Lebih bagus dari yang kemarin. Sekarang fokus pada game ke depan,” tambahnya.
Menurut Dejan, setidaknya ada 5 peluang bagus untuk bisa mencetak gol. Sebuah tim yang bagus adalah tim yang memiliki kesempatan. Jika membuat kesempatan itu positif di sepak bola. Apalagi di babak kedua, timnya bermain hanya dengan dua pemain asing.
Ia menarik Nemanja Kojic di menit ke-64 untuk disimpan lawan Bhayangkara karena sang pemain mengalami bengkak di engkel.
“Saya senang proses dari gol dan kesempatan itu proses dari latihan. Saya senang anak-anak bisa mengerti saya yang mau minta ke dia. Saya yakin step by step pemain saya bagus saat lawan Bhayangkara,” kata Dejan.
Sementara itu, Pelatih PSM Milomir Seslija mengakui koordinasi timnya khususnya di lini belakang dalam laga tersebut kurang maksimal. Hal ini bisa dimanfaatkan tim lawan untuk mencetak gol. Komunikasi ini sepenuhnya tergantung kepada pemain.
“Terkait komunikasi, tetap akan ada saat kita fokus. Mereka harus menjaga fokus,” kata Milo. “Komunikasi pemain di lapangan itu penting. Satu lawan satu, tidak ada bicara. Kalau mereka bicara, harus bicara. Saya mau dari mereka ada komunikasi,” pungkasnya.
PSM Makassar berada di posisi ke-7, di klasemen sementara dengan poin 17, hasil dari 4 kemenangan,, 5 kali seri dan 3 kali mengalami kekalahan. Adapun PSS Sleman di peringkat ke-11 dengan poin 15.
(sof)