LANGIT7.ID, Jakarta - Toprak Razgatlioglu dikukuhkan sebagai juara dunia World Superbike (WSBK) 2021 Mandalika. Pembalap dari Tim Pata Yamaha ini mengalahkan dominasi Jonathan Rea dan tetap berada di puncak klasemen WSBK dengan perolehan 551 poin.
Toprak Razgatlioglu mengakhiri era Jonathan Rea yang sebelumnya selalu menjuarai WSBK selama enam kali. Selain itu, Toprak Razgatlioglu juga mengukir sejarah sebagai orang Turki pertama yang mampu menjuarai ajang WSBK.
Meski demikian, dengan sangat rendah hati, Razgatlioglu menyebut Johnny tetaplah seorang legenda World Superbike yang memenangi enam gelar secara beruntun.
Razgatlioglu melihat ajang WBSK Mandalika cukup menantang. Menurutnya, Sirkuit Mandalika dengan variasi tikungannya cukup sulit ditaklukkan ditambah kondisi cuaca yang tak menentu. Ramalan cuaca tak banyak membantu.
Razgatlioglu mengaku sangat senang berada di Indonesia karena memiliki kultur keagamaan yang sama dengan negara asalnya. Dia yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia merasa tenang karena Indonesia adalah negara dengan pemeluk muslim terbanyak.
Razgatlioglu menceritakan kesan, rencana ke depan, dan beragam tantangan saat memacu motornya di Mandalika, Indonesia. Berikut petikan wawancara Toprak Razgatlioglu dengan Motor1com Indonesia beberapa hari sebelum race seri penutup digelar pada Ahad (21/11/2021).
Apa kesan pertama anda ketika melihat Sirkuit Mandalika?Saya menyukai Mandalika, saya juga pertama kali ke sini. Saya sangat senang berada di sini karena ini negara muslim, karena saya berasal dari Turki dan saya juga muslim.
Bagaimana dengan karakter Sirkuit Mandalika?Ini merupakan sirkuit yang memiliki banyak tikungan cepat, tapi ada juga beberapa tikungan lambat. Penggabungan itu yang membuat trek ini terlihat menarik.
Bagaimana dengan cuaca di Indonesia, terutama di Lombok?Suhunya sangat panas, tapi saya selalu melihat ramalan cuaca, kabarnya akan turun hujan sehari penuh. Tapi sekarang sangat panas di sini, itu aneh. Kami akan sangat menantikan hujan, kita lihat saja.
Apakah cuaca panas mengubah strategi balapan Anda?Kondisi suhu yang panas sangat menguras energi. Ini sangat buruk bagi semua pembalap. Karena suhu yang panas tidak membuat balapan jadi mudah. Selain itu, ini juga berat untuk ban bekerja. Tapi, saya ingat musim lalu di Jerez, kondisinya juga sama sangat panas.
Pembatalan Asia Talent Club pekan lalu, apakah itu mempengaruhi persiapan Anda?Saya beberapa kali mengikuti Asia Talent Club karena mereka para talenta muda memiliki kemampuan balap yang sangat baik. Pekan lalu saya juga mengikuti, tapi balapan dibatalkan, jadi pekan ini mereka akan melakoni empat balapan.
Ini juga tidak akan mudah karena kondisi suhunya yang sangat panas. Tapi saya pikir bagi pembalap muda hal tersebut justru tak terlalu bermasalah. Semoga beruntung bagi semua pembalap.
Bagaimana cara Anda mengatasi stress?Saya tidak merasa stress. Saya datang ke sini untuk balapan dan saya tidak memikirkan kejuaraan dunia, hanya fokus untuk memenagi balapan. Saya tidak merasa tertekan.
Apa strategi anda untuk bisa meraih gelar juara WSBK musim ini?Saya akan berjuang untuk memenanginya.
Apakah Anda memiliki saran kepada pembalap muda Indonesia?Ada banyak pembalap muda asal Indonesia yang akan balapan akhir pekan ini, di kejuaraan dunia juga ada beberapa yang mengikutinya, semoga beruntung untuk semuanya. Sekali lagi saya katakan saya sangat menyukai negara ini karena ini mayoritas masyarakat di sini muslim.
Tapi suhu panas tidak mudah bagi semua orang dan kami akan melihatnya di akhir pekan ini, karena mudah jika hanya berbicara.
Anda mengatakan ingin ke MotoGP jika memenangi gelar, tapi tahun depan sudah tidak mungkin, apakah anda berencana melakukannya pada 2023?Tidak. Saya akan bersama dengan tim yang sama tahun depan, dan saya akan tetap berada di World Superbike. Mungkin 2024 atau 2023, saya tidak tahu karena belum ada mimpi untuk ke MotoGP. Saya sangat nyaman berada di World Superbike.
Anda sudah membuat WSBK kembali menarik usai menghentikan dominasi Jonathan Rea, apakah Anda ingin bertahan untuk mencoba mendominasi kejuaraan?Saya tidak tahu. Saya pikir Johnny adalah legenda World Superbike karena dia telah memenangi enam gelar secara beruntun. Tapi mungkin saya bisa mendapatkan gelar pertama tahun ini, tapi saya tidak tahu karena semua orang sangat cepat sekarang. Jadi kita lihat saja.
(sof)