Polisi Geledah Kantor Juventus Selidiki Transfer Pemain Ilegal
Garry Talentedo KesawaSenin, 29 November 2021 - 06:04 WIB
Markas ataupun kandang dari tim elite Italia asal Turin Juventus, Allianz Stadium. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7, Turin - Polisi Keuangan Italia dilaporkan Reuters menggeledah kantor klub Serie A Juventus di Turin dan Milan untuk mencari dokumen yang berkaitan dengan perdagangan pemain antara 2019 dan 2021. Info tersebut disampaikan seorang jaksa dalam laporan tersebut.
Juventus yang merupakan klub Italia tersukses dengan 36 kali menjuarai liga, terdaftar di bursa saham Milan dan pemegang saham terbesarnya adalah Exor. Jaksa Turin Anna Maria Loreto dalam dirilis yang diterima Jumat (26/11/2021) malam waktu setempat mengatakan, manajer senior Juventus sedang diselidiki dalam kaitannya dengan kasus menyampaikan komunikasi palsu kepada investor dan mengeluarkan faktur untuk transaksi yang tidak ada.
"Sejumlah operasi transfer pemain-pemain profesional dan layanan yang diberikan beberapa agen yang terlibat dalam intermediasi terkait, tengah diselidiki," kata Loreto.
Juventus dan Exor belum mengomentari pertanyaan Reuters mengenai penyelidikan tersebut. Pada September, Juventus mengatakan bahwa badan regulasi pasar modal Italia CONSOB sedang menyelidiki pemasukan yang didapatkan klub dari transaksi pemain.
Jaksa Federal Italia bulan lalu menggelar penyelidikan atas sejumlah transfer pemain sepak bola Serie A. Jika terbukti bersalah, kasus tersebut menjadi yang kedua bagi Juventus berurusan dengan hukum. Sebelumnya, pada 2006 Juventus dihukum otoritas di Italia lantaran terbukti melakukan pengaturan skor.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”