LANGIT7.ID, Jakarta - Barcelona akan menjalani laga krusial saat bertandang ke Allianz Arena, kandang Bayern Munchen, di pertandingan pamungkas Grup E Liga Champions 2021/2022. Kemenangan menjadi harga mati bagi Blaugrana untuk lolos ke babak 16 besar.
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengatakan bahwa pertandingan malam nanti sangat menentukan untuk timnya. Ia memprediksi laga tidak akan berlangsung dengan mudah, mengingat Barcelona tak pernah menang saat berlaga di kandang Munchen.
"Sejarah memberi tahu kami belum menang di Munich, tetapi kami memiliki peluang untuk mematahkan rekor itu. Kami memiliki peluang untuk menang, peluang besar untuk menulis ulang sejarah dengan kemenangan pertama kami di sana dan kami menantikannya," ujar Xavi dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Baca juga:
Jelang MU vs Young Boys, Rangnick Wacanakan Rotasi Pemain"Kenyataannya adalah kami memiliki kesempatan untuk bersaing dengan tim Bayern yang telah menyakiti kami dalam beberapa tahun terakhir. Ini adalah pertandingan yang menentukan, dan kami menentukan nasib di tangan sendiri. Jika kami menang, kami lolos," lanjutnya.
Xavi menuturkan jika Barcelona tidak butuh keajaiban untuk menang di laga ini. Ia percaya jika para pemainnya bisa melakukan apa yang dibutuhkan untuk menang.
"Tergantung bagaimana kelanjutannya, kami akan melihat apakah ada keajaiban atau tidak. Saya tidak melihatnya sebagai keajaiban. Kami bekerja agar Barca tidak kalah dengan siapa pun di Eropa," tegasnya.
Baca juga:
Hasil Laga Grup C: Dortmund Menang 5-0, Sporting Lisbon ke 16 BesarLebih lanjut, Xavi meminta kepada para pemainnya untuk bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan mendominasi penguasaan bola. Secara khusus, eks pemain timnas Spanyol itu juga meminta anak asuhnya menjauhkan Robert Lewandowski dari area kotak penalti.
"Kami siap bersaing. Saya harap kekalahan terakhir tidak mempengaruhi mental kami. Kami memiliki tugas yang berat dan hanya kemenangan yang bisa dilakukan," kata Xavi
Saat ini, Barcelona berada di posisi kedua klasemen sementara Grup E, selisih dua poin dari Benfica di peringkat ketiga dengan lima poin. Jika kalah dari Bayern Munchen dan Benfica menang atas Dynamo Kyiv, maka petualangan Barca di Liga Champions berakhir sudah.
(sof)