LANGIT7.ID, Tabalong - Ustadz atau guru pesantren tak selamanya hanya berkutat mengajar ilmu agama saja. Namun bisa pula sukses dalam mengelola bisnis. Seperti kiprah Abdul Gafur yang kini menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Usaha Pondok (BPUP) Pesantren Miftahul Ulum di Desa Bangkiling Raya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Gafur sudah mengajar di pesantren tersebut selama 10 tahun dan menjadi guru pembantu sejak 2005. "Saya alumni Ponpes Miftahul Ulum jadi merasa terpanggil untuk mengabdi di sini," kata Gafur, dikutip Antara, Jumat (24/12/2021).
Sejak 2019, ia bersama para santri mencoba mengembangkan unit usaha tersebut untuk mewujudkan kemandirian pondok pesantren.
Pria berusia 32 tahun itu dipercaya mengelola unit usaha madu Kelulut dan budidaya patin hasil kerjasama Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Adaro. Kerjasama itu tercipta melalui Program Adaro Santri Sejahtera dan Universitas Lambung Mangkurat.
Sebelum menjadi guru pembantu di pesantren itu, pria kelahiran Bangkiling Raya 1 Maret 1989 itu pernah menggeluti usaha wedding organizer. Sejak aktif di Badan Pengelola Pondok Pesantren, tim apoy wedding milik Gafur kini dijalankan oleh para karyawan.
Di kalangan warga Desa Bangkiling Raya, Gafur memang dikenal sebagai penata rias pengantin. Namun yang menarik, ia memperoleh keahlian itu secara otodidak.
"Dulu memang sempat jadi penata rias pengantin dan sekarang fokus mengabdi di pesantren," ucapnya.
Setelah 3 tahun bergabung di BPUP, ia pun mempercayakan usaha wedding organizernya kepada para karyawan.
Gafur mengatakan, berkat kejujuran dan kepercayaan yang ia bangun bersama para karyawan saat menjalan Tim Apoy Wedding jadi bekal dalam menjalankan usaha madu kelulut dan budidaya ikan patin bersama para santri. Kini usaha madu kelulut sudah memproduksi tiga liter per bulan.
Gafur bersama para santri menerapkan ilmu dan wawasan saat mengikuti pelatihan yang diadakan Adaro dalam upaya pengembangan unit usaha tersebut.
"Alhamdulillah kita pernah mengikuti pelatihan soal proses budidaya madu kelulut," ucapnya.
Adaro bersama Universitas Lambung Mangkurat melalui Program Adaro Santri Sejahtera menerapkan skema Matching Fund dalam memberikan pelatihan dan pembinaan santri Miftahul Ulum. Program itu diharapkan pondok pesantren menjadi tempat menempa para santri berakhlak dan berbudi pekerti luhur, jujur, ulet dan disiplin sebagai wirausahawan.
(jqf)