LANGIT7.ID, Singapura - Tim Nasional (Timnas) Thailand bersiap melakoni babak final leg pertama Piala AFF Suzuki Cup 2020 melawan Indonesia, Rabu (29/12). Di partai puncak, Thailand harus kehilangan kiper andalannya Chatchai Budprom karena mengalami cedera.
Cedera itu didapatkan Chatchai saat bertabrakan dengan pemain Vietnam, Tien Linh pada pertandingan semifinal leg kedua melawan Vietnam, Ahad (26/12). Chatchai terpaksa meninggalkan lapangan dan digantikan kiper pengganti Siwarak Tedsungnoen.
"Kami sangat senang bisa mencapai final. Tapi kabar buruknya adalah kami harus kehilangan Chatchai yang cedera dan sepertinya berat. Ini benar-benar berita buruk bagi fan dan tim kami," kata Polking seperti dikutip dari laman Siam Sport, Selasa (28/12).
Baca juga:
Tampil di Final, Witan Minta Skuad Garuda Makin Kompak"Chatchai tampil dengan baik di sepanjang turnamen. Dia memiliki harapan yang tinggi untuk bermain di final. Semua orang sedih kehilangan dia karena cedera seriusnya," tambahnya.
Chatchai merupakan sosok andalan di bawah mistar gawang timnas Thailand. Sejauh ini, kiper berusia 34 tahun itu hanya kebobolan satu kali. Bahkan, ia sempat menjaga clean sheet di empat pertandingan hingga babak semifinal Piala AFF.
Dengan absennya Chatchai, Polking mau tidak mau harus memutar otak mencari penggantinya. Saat ini, ia masih memiliki dua penjaga gawang lainnya, yakni Kawin Thammasatchanan dan Siwarak Tedsungneon.
Baca juga:
Tahan Imbang Vietnam, Thailand Jumpa Indonesia di FinalPolking mengatakan dua kiper cadangan tersebut siap dimainkan guna mengisi peran yang ditinggalkan Chatchai. Pelatih asal Brazil itu mengaku sudah mengatur rencana menghadapi Indonesia di leg pertama.
"Kami sangat menghormati mereka dan kami akan menghadapi pertandingan yang sangat berbeda. Tidak akan terlalu banyak latihan, hanya lebih banyak pada ide dan rencana," ungkap pelatih berusia 45 tahun itu.
Babak final Piala AFF 2020 digelar dua kali di National Stadium pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022. Namun, tetap tidak ada regulasi keuntungan gol tandang, karena digelar terpusat di Singapura akibat pandemi Covid-19.
(sof)