LANGIT7.ID, Jakarta - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel menyoroti kebijakan Liga Inggris yang hanya menerapkan tiga pergantian pemain dalam satu pertandingan. Otoritas Liga perlu menerapkan kembali aturan lima pergantian pemain yang semula digunakan pada awal pandemi Covid-19.
The Blues memiliki enam pertandingan dalam tiga minggu di bulan Januari, termasuk melawan Tottenham Hotspur, Piala FA, dan Piala Dunia Antarklub di UEA. Namun, Tuchel merasa para pemainnya tidak sepenuhnya dilindungi karena aturan pergantian pemain hanya tiga orang di masa pandemi ini.
"Kami senang bermain sepanjang musim dingin dan menjadi satu-satunya liga yang bermain di musim dingin. Tetapi, kami juga membutuhkan perlindungan dari liga," kata Tuchel seperti dilansir dari laman resmi klub, Kamis (30/12).
Baca juga:
Kasus Covid-19 Terus Naik, Laga Boxing Day Tetap BergulirTuchel mengaku khawatir kebijakan pergantian tiga pemain hanya akan memperberat kontestan lainnya, terlebih usai mewabahnya kembali Covid-19 di Inggris. Ia menilai aturan yang dibuat otoritas Liga Inggris sangat tidak masuk akal.
"Saya benar-benar tidak mengerti mengapa kami satu-satunya liga yang bermain sepanjang musim dingin dengan tiga pemain pengganti dalam periode ancaman Covid-19 yang berat. Itu sangat tidak masuk akal," ujarnya.
"Sangat mengkhawatirkan bagi kami yang sedang berjuang, memiliki pemain cedera dan penderita Covid-19. Sehingga kami tidak punya waktu untuk membangun tim," jelas Tuchel.
Baca juga:
Kompetisi Tetap Dilanjutkan Meski Covid-19 MewabahLebih lanjut, juru taktik asal Jerman itu meminta kepada otoritas Liga Inggris untuk beradaptasi dengan situasi yang selalu berubah guna membantu mengatasi kelelahan fisik dan cedera pemain.
"Saya hanya merasa bahwa semua orang menolaknya atau bahkan tidak memikirkannya atau menolak untuk memikirkannya. Bagi saya logis untuk melakukan ini karena semua orang terpengaruh oleh Covid-19," tuturnya.
"Anda hanya perlu lebih banyak kemungkinan untuk melindungi para pemain dan berbagi menit bermain. Ini adalah pendapat saya, dan saya tidak akan berhenti untuk membelanya," tegasnya.
(sof)