LANGIT7.ID, Gianyar - Bek senior Persija Maman Abdurahman angkat bicara terkait permainan timnya di pertandingan perdana seri keempat melawan PSIS Semarang, di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali.
Maman menyebut bahwa pemain Persija tidak sedang dalam performa terbaiknya meski bisa memberikan kemenangan 1-2 dari PSIS Semarang. Salah satu kelemahan Macan Kemayoran adalah pemain kurang fokus, khususnya di babak pertama.
“Pada babak pertama, kita seperti tertidur. Di babak kedua sudah bisa lebih baik dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan,” kata Maman seusai pertandingan dikutip Jumat (7/1/2022).
“Dalam permainan (tadi) banyak sekali PR kita. Kita harus lebih fokus lagi, kami minta teman-teman untuk pertandingan berikutnya bisa bermain lebih baik lagi,” harapnya.
Baca juga:
Marko Simic jadi Penentu Kemenangan Persija atas PSIS SemarangPelatih Persija Angelo Alessio pada babak kedua bahkan berencana mengganti delapan pemain sekaligus bila sesuai regulasi di bolehkna. Ia mengaku sangat marah karena Persija tidak tampil seperti biasanya.
“Gol terjadi juga tidak seperti biasanya. Ini pertandingan yang tidak mudah, sangat berat. Memang ini sering terjadi, ketika pertandingan pertama. Bisa diihat sendiri, saya sangat marah,” kata Angelo.
Meski demikian, Persija pada akhirnya bisa menambah perbendaharaan gol dan sukses mendapatkan tiga poin, di pertandingan tersebut lewat Marko Simic di menit ke-69, yang tampik apik berduet dengan Riki Simanjuntak di lini depan.
“Saya puas dengan hasil ini. Tapi ke depan masih perlu ada yang harus diperbaiki, dan ke depannya dalam pertandingan-pertandingan berikutnya bisa mendapatkan tambahan poin-poin lagi,” ujar pelatih asal Brasil.
Alessio juga menjawab pertanyaan wartawan terkait Makan Konate yang tidak jadi dimainkan dalam pertandingan menghadapi PSIS. Play maker asal Mali tersebut masih ada kendala administrasi menjelang pertandingan.
“Ada administrasi yang belum selesai, di akhir-akhir tadi, membuat dia tidak bisa tampil.Memang ke depan, bukan hanya Konate, untuk semua pemain harus menjadi perhatian, karena pandem ini masih panjang,” ucapnya.
(sof)