Menurut Rizal, film ini banyak mengajarkan banyak nilai dan pesan yang berguna tentang keutamaan keluarga, hakikat pernikahan, dan cara menyelesaikan masalah. Rizal menyebut hal itu sangat dekat sekali dengan kehidupan sehari.
Produser Film Gendut Siapa Takut?!, Rajesh menyampaikan harapannya terutama para penonton yang menonton film ini untuk menerima diri sendiri, mencinta kekurangan sebagai sebuah kelebihan.
Film Autobiography produksi KawanKawan Media merilis trailer berdurasi dua menit usai diumumkan terseleksi di Venice Internasional Film Festival dan Toronto Internasional Film Festival.
Rumah produksi Falcon Pictures resmi merilis soundtrack film Miracle In Cell No.7 berjudul Balon Udara karya Ade Omar di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2022) kemarin.
Pemeran utama film Miracle in Cell No 7, Vino G Bastian, mengungkapkan sempat melakukan riset satu bulan terlebih dahulu sebelum mendalami karakter Dodo, seorang ayah dengan keterbelakangan mental.
Film ini bercerita tentang seorang ayah bernama Dodo (Vino G Bastian) yang memiliki keterbatasan mental di tengah kesulitan ekonomi dan hanya dirawat oleh putri semata wayangnya, Kartika (Graciella Abigail sebagai Kartika kecil dan Mawar De Jongh versi dewasa).
Keterlibatan pasangan suami istri dalam kasus pembunuhan memunculkan opini liar di masyarakat. Banyak yang menyebut pasangan ini dengan istilah 'partner in crime'.
Film Jailangkung: Sandekala yang diangkat dari kisah mistis Jailangkung yang melegenda di Tanah Air akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 September 2022.
Ada banyak film yang telah diproduksi tentang kemerdekaan Indonesia. Film itu cocok ditonton untuk memperingati HUT RI ke-77 pada 17 Agustus 2022 mendatang. Selain menceritakan perjuangan, film itu juga mengangkat peran para ulama dan umat Islam dalam kemerdekaan Indonesia.
Ronny menjelaskan film Waldjinah akan bercerita tentang perjalanan sosok penyanyi Walang Kekek dalam periode tahun 1952-1987 atau saat Waldjinah berumur 7-42 tahun.
Film Korea yang dibintangi aktor Song Joong Ki ini berlatar masa depan pada 2092 ketika Bumi nyaris tak bisa lagi dihuni. Film ini menggambarkan sisi kumuh luar angkasa yang dipenuhi sampah sisa-sisa peradaban manusia.
Film Pesantren mulai dibuat pada 2015 itu mengangkat kondisi Indonesia dengan populasi muslim terbesar di dunia dan memiliki 25 ribu pesantren. Isu yang dibawa film itu sangat penting untuk Indonesia saat ini. Maka itu, film itu didistribusikan di jaringan bioskop komersil.