Ini merupakan pertandingan kedelapan bagi Liverpool dan Real Madrid di kompetisi Liga Champions. Pertemuan keduanya menghasilkan empat kemenangan bagi Madrid, tiga untuk The Reds dan satu hasil imbang.
Pertandingan ini tak ayal sebagai ajang balas dendam atas kekalahan 1-3 di final serupa pada musim 2017/2018. Tak hanya itu, laga ini juga menjadi pembuktian beberapa pesepakbola muslim yang membela kedua klub.
Suporter Los Blancos terlihat mulai menebar psywar kepada pendukung Liverpool. Bahkan, mereka menyarankan agar pendukung The Reds lebih baik pulang dan menonton melalui tayangan televisi.
Menurut Don Carlo, anak asuhnya terbiasa mengelola pertandingan seperti ini dengan sangat baik. Pemain veteran juga sangat membantu kehadiran para pemain muda di skuad.
Pertandingan ini menjadi partai ulang final serupa di tahun 2017/2018. Saat itu, El Real menjadi pemenang usai mengalahkan The Reds 3-1 berkat brace Gareth Bale (63', 83') dan satu gol Karim Benzema (51').
Hal tersebut dirasa sangat masuk akal, mengingat MU terakhir kali lolos ke kompetisi tertinggi benua Eropa itu pada 2017 di bawah asuhan Jose Mourinho.
Petinggi klub kabarnya tak puas dengan pencapaian PSG yang hanya menjuarai Ligue 1 ke-10 mereka pekan lalu. Selain itu, buruknya penampilan Les Parisiens di Liga Champions.
Real Madrid secara mengejutkan berhasil memenangkan laga melawan Manchester City dengan skor 3-1 di leg kedua Semifinal Liga Champions 2021/2022, Kamis (5/5) dini hari WIB.
Real Madrid bersiap menjalani laga penentuan Semifinal leg kedua Liga Champions 2021/2022 saat menjamu Manchester City di Santiago Bernabeu, Kamis (4/5).
Villarreal bersiap melakoni partai hidup mati saat menjamu Liverpool di leg kedua Semifinal Liga Champions 2021/2022 di Estadio de la Ceramica, Rabu (4/5).