LANGIT7.ID, Jakarta - Satria Muda Pertamina sukses mempertahankan gelar juara usai menundukkan Pelita Jaya Bakrie 89-74 di laga kedua final
IBL 2022 di GOR C-Tra Arena Bandung, Ahad (28/8). Satria Muda secara keseluruhan menang 2-0 di laga final dengan sistem
best of three.
Kedua tim sama-sama menurunkan formasi awal seperti pertemuan pertama. Satria Muda menurunkan line up Hardianus Lakudu, M. Sandy Ibrahim Azis, Arki Dikania Wisnu, Juan Laurent Kokodiputra dan Elijah Johad Foster. Sementara Pelita Jaya mengandalkan Andakara Prastawa Dhyaksa, Muhammad Arighi, Govinda Julian Saputra, Muhammad Hardian Wicaksono dan Dior Alexandros Lowhorn.
Baca Juga: Satria Muda Jumpa Pelita Jaya di Final, Laga Ulangan 2021Pada kuarter pertama,
Pelita Jaya sempat memimpin 10-4 atas Satria Muda. Bahkan, keunggulan itu mampu dipertahankan hingga skor 24-21 menutup kuarter pertama.
Lima menit kuarter kedua,
Satria Muda mampu menyamakan kedudukan 24-24 berkat tembakan tiga angka Antoni Erga. Setelahnya, kedua tim silih berganti mendulang poin tetapi Satria Muda balik memimpin 47-41.
Di awal kuarter ketiga, Pelita langsung tancap gas melalui sumbangan angka Prastawa, Lowhorn dan Wicaksono untuk unggul 48-47. Satria Muda tak mau kalah, berbagai angka sumbangan dari Juan, Laurentius Oei dan Griffin membalikkan kedudukan menjadi 66-59.
Memasuki kuarter terakhir, Satria Muda langsung tancap gas menjauhkan keunggulan 76-59. Pelita Jaya mencoba mengejar melalui tembakan tiga angka Govinda dan Hendrick Xavi Yonga.
Baca Juga: Hasil Semifinal Pertama: Satria Muda Taklukkan Prawira Bandung 85-77Lay up Arki dan tembakan Laurentius membawa Satria Muda memimpin 87-74. Griffin kemudian mencetak angka terakhir untuk Satria Muda sekaligus mengunci kemenangan 89-74 atas Pelita Jaya.
Di laga ini, Brachon Griffin mencetak 12 angka dan tujuh assist bagi Satria Muda, Laurentius Oei mengemas 13 poin. Arki Dikania Wisnu dan Rizal Falconi masing-masing menyumbang 12 angka dan Juan Laurent Kokodiputra dengan 11 poin.
Sementara dari kubu Pelita Jaya, Andakara Prastawa Dhyaksa dan Dior Lowhorn masing-masing mengemas 18 angka. Sedangkan Muhammad Hardian Wicaksono membuat 14 poin.
Kemenangan ini membuat Satria Muda mencatatkan sejarah baru sebagai tim basket Indonesia pertama yang mengumpulkan gelar juara terbanyak, yaitu 12 gelar.
Baca Juga:
Pelita Jaya Tekuk West Bandits 80-71 di Semifinal Pertama
Timnas Basket Indonesia Tak Lolos Piala Dunia, Ini Respons Milos Pejic(asf)