Kemenangan ini membuat Satria Muda mencatatkan sejarah baru sebagai tim basket Indonesia pertama yang mengumpulkan gelar juara terbanyak, yaitu 12 gelar.
Prawira mencoba mengejar ketertinggalan melalui Yudha, Abraham dan Wormley. Namun, usaha itu sia-sia setelah tembakan tiga angka Antoni Erga dan dunk dari Wormley memastikan kemenangan Satria Muda 85-77.
Di kuarter terakhir, Satria Muda mampu menjaga keunggulan dari kejaran Satya Wacana. Bahkan, SM sukses mencetak 21 poin berbanding 15 angka yang ditorehkan Satya Wacana.
Pihak IBL kembali melakukan PCR ulang kepada pemain dan juga ofisial. Beberapa pemain, ofisial dan wasit mendapat hasil positif berdasarkan tes PCR yang dilakukan sebelumnya.
Tiga tim IBL yakni Dewa United Surabaya, Bumi Borneo Basketball Pontianak dan Satria Muda Pertamina mengkonfirmasi beberapa pemainnya positif Covid-19.
Sebelumnya, laga Satria Muda melawan Evos Thunder Bogor harus ditunda setelah satu pemain Satria Muda, yakni M. Arief Setiawan terkonfirmasi positif Covid-19.
Satria Muda menderita kekalahan dari Pelita Jaya Barkrie Jakarta di laga pembuka seri pertama IBL 2022. Selain itu, penampilan Satria Muda juga kerap inkonsisten di setiap pertandingan.
Laga berlangsung semakin menegangkan saat kedudukan imbang 66-66 di sisa waktu 1:14 menit. Jump shot Arki 59 detik sebelum laga usai membuat Satria Muda memimpin 68-66.