Simbol Cita-cita Santri, Wapres Resmikan Menara Syaikhona Ghozali Bangkalan
Muhajirin
Jum'at, 14 Januari 2022 - 19:19 WIB
Wapres KH Maruf Amin saat meresmikan menara Masjid Syaikhona Ghozali (Dok BPMI Setwapres)
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meresmikan Menara Masjid Syaikhona K.H. Ghozali bin Abdussalam di Pondok Pesantren Hidayatullah Al-Muhajirin, Paserean Bawah Buduran, Kabupaten Bangkalan, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Pulau Madura, Jawa Timur, Kamis.
Dalam keterangan dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wapres yang diterima pada hari Kamis (15/1/2022). Ma’ruf mengatakan bahwa menara masjid tersebut merupakan lambang cita-cita tinggi sebagai bagian dari iman.
"Saya merasa bahwa acara peresmian menara ini penting. Menara ini harus kita lambangkan sebagai simbol daripada cita-cita yang tinggi karena cita-cita yang tinggi itu merupakan bagian dari iman," kata Wapres di Bangkalan, Pulau Madura, Kamis (14/1/2022).
Cita-cita tinggi, lanjut Wapres, merupakan dasar kuat bagi seorang individu untuk berubah menjadi lebih baik dan mencapai yang terbaik dalam kehidupan.
"Cita-cita yang tinggi ini penting buat kita, bagi umat Islam, di dalam melaksanakan berbagai upaya dalam memperkuat diri, memperkuat iman," katanya.
Upaya untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik tersebut juga tercermin dalam fungsi pesantren, yakni sebagai pusat pendidikan, pusat dakwah, dan pusat pemberdayaan masyarakat.
Oleh karena itu, Wapres menekankan pentingnya proses perbaikan di dalam lembaga pendidikan Islam pondok pesantren secara berkelanjutan.
Dalam keterangan dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wapres yang diterima pada hari Kamis (15/1/2022). Ma’ruf mengatakan bahwa menara masjid tersebut merupakan lambang cita-cita tinggi sebagai bagian dari iman.
"Saya merasa bahwa acara peresmian menara ini penting. Menara ini harus kita lambangkan sebagai simbol daripada cita-cita yang tinggi karena cita-cita yang tinggi itu merupakan bagian dari iman," kata Wapres di Bangkalan, Pulau Madura, Kamis (14/1/2022).
Cita-cita tinggi, lanjut Wapres, merupakan dasar kuat bagi seorang individu untuk berubah menjadi lebih baik dan mencapai yang terbaik dalam kehidupan.
"Cita-cita yang tinggi ini penting buat kita, bagi umat Islam, di dalam melaksanakan berbagai upaya dalam memperkuat diri, memperkuat iman," katanya.
Upaya untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik tersebut juga tercermin dalam fungsi pesantren, yakni sebagai pusat pendidikan, pusat dakwah, dan pusat pemberdayaan masyarakat.
Oleh karena itu, Wapres menekankan pentingnya proses perbaikan di dalam lembaga pendidikan Islam pondok pesantren secara berkelanjutan.