Bappenas –Pansus RUU IKN Pantau Pengembangan Kota Mandiri
Mahmuda attar hussein
Senin, 17 Januari 2022 - 07:30 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama Panitia Khusus RUU IKN DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Mandiri BSD City dan Alam Sutera. Foto: Bappenas
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama Panitia Khusus RUU IKN DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Mandiri BSD City dan Alam Sutera, Minggu (16/1).
Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk memahami perencanaan pembangunan Kawasan tersebut, meliputi inovasi, pengelolaan, konsep berkelanjutan atau sustainability, hingga sistem keamanan kawasan. Informasi dan data yang dihimpun dalam tinjauan lapangan tersebut akan digunakan sebagai salah satu masukan penting untuk perencanaan pembangunan IKN.
“Karena ini swasta dan freemarket, mereka tidak mungkin membangun langsung 6000 hektare itu, dalam hal ini adalah sekitar 3300 hektare, itu tidak mungkin dibangun seketika. Kecepatannya mungkin hanya 100 hektare per tahun karena tergantung demand market-nya, berbeda dengan IKN yang memiliki captive market dan ini pemainnya tunggal,” ujar Menteri Suharso.
Baca juga: Konsultasi Publik RUU IKN Dengarkan Masukan Akademisi di Makassar dan Medan
Dalam kunjungan bersama Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung serta 10 anggota Pansus RUU IKN. Kunjungan tersebut turut dihadiri Sesmen PPN/Sestama Bappenas Himawan Hariyoga, Staf Khusus Menteri PPN Chairil Abdini, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Scenaider Clasein Hasudungan Siahaan, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Taufik Hanafi, dan Plt. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto.
Menteri Suharso bersama Pansus RUU IKN melanjutkan kunjungan ke Green Office Park 9 dan The Breeze untuk meninjau inovasi mall without wall dengan memanfaatkan sistem ventilasi yang meminimalisasi penggunaan pendingin ruangan dan lampu.
Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk memahami perencanaan pembangunan Kawasan tersebut, meliputi inovasi, pengelolaan, konsep berkelanjutan atau sustainability, hingga sistem keamanan kawasan. Informasi dan data yang dihimpun dalam tinjauan lapangan tersebut akan digunakan sebagai salah satu masukan penting untuk perencanaan pembangunan IKN.
“Karena ini swasta dan freemarket, mereka tidak mungkin membangun langsung 6000 hektare itu, dalam hal ini adalah sekitar 3300 hektare, itu tidak mungkin dibangun seketika. Kecepatannya mungkin hanya 100 hektare per tahun karena tergantung demand market-nya, berbeda dengan IKN yang memiliki captive market dan ini pemainnya tunggal,” ujar Menteri Suharso.
Baca juga: Konsultasi Publik RUU IKN Dengarkan Masukan Akademisi di Makassar dan Medan
Dalam kunjungan bersama Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung serta 10 anggota Pansus RUU IKN. Kunjungan tersebut turut dihadiri Sesmen PPN/Sestama Bappenas Himawan Hariyoga, Staf Khusus Menteri PPN Chairil Abdini, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Scenaider Clasein Hasudungan Siahaan, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Taufik Hanafi, dan Plt. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto.
Menteri Suharso bersama Pansus RUU IKN melanjutkan kunjungan ke Green Office Park 9 dan The Breeze untuk meninjau inovasi mall without wall dengan memanfaatkan sistem ventilasi yang meminimalisasi penggunaan pendingin ruangan dan lampu.