Jokowi Minta Andil Mahasiswa dalam Perkembangan Ekonomi Digital
Mahmuda attar hussein
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:31 WIB
Presiden Jokowi berdialog dengan mahasiswa. Foto: Setpres
Ekonomi digital yang belakangan terus berkembang pesat, bahkan di tengah pandemi Covid-19, mesti dimanfaatkan oleh masyarakat.
Untuk itu, Presiden Joko Widodo berharap adanya andil dari generasi muda, khususnya dari kalangan kampus untuk bisa terlibat langsung dalam perkembangan ekonomi digital.
Baca juga: Jokowi Berharap Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Uji Coba Akhir 2022
Jokowi meyakini, melakui SDM unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing di dalam sektor ekonomi digital. Dia menambahkan, pendidikan tinggi harus memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk belajar di luar dari program pendidikan yang ditetapkan oleh universitas.
“Berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar kepada siapa saja, di mana saja. Belajar kepada dunia industri dan perbankan silakan,” ujar Jokowi di acara Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung, Senin (17/1).
Hal itu penting dilakukan, sebab menurutnya SDM unggul perlu siap menghadapi perubahan dunia ke arah hybrid, baik soal pengetahuan mau pun kemampuan.
“Semua mahasiswa ke depan paham mengenai matematika, mengenai statistik, mengenai ilmu komputer, paham mengenai bahasa, bukan Inggris saja, tapi juga bahasa coding yang akan lebih penting nantinya,” sambungnya.
Untuk itu, Presiden Joko Widodo berharap adanya andil dari generasi muda, khususnya dari kalangan kampus untuk bisa terlibat langsung dalam perkembangan ekonomi digital.
Baca juga: Jokowi Berharap Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Uji Coba Akhir 2022
Jokowi meyakini, melakui SDM unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing di dalam sektor ekonomi digital. Dia menambahkan, pendidikan tinggi harus memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk belajar di luar dari program pendidikan yang ditetapkan oleh universitas.
“Berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar kepada siapa saja, di mana saja. Belajar kepada dunia industri dan perbankan silakan,” ujar Jokowi di acara Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung, Senin (17/1).
Hal itu penting dilakukan, sebab menurutnya SDM unggul perlu siap menghadapi perubahan dunia ke arah hybrid, baik soal pengetahuan mau pun kemampuan.
“Semua mahasiswa ke depan paham mengenai matematika, mengenai statistik, mengenai ilmu komputer, paham mengenai bahasa, bukan Inggris saja, tapi juga bahasa coding yang akan lebih penting nantinya,” sambungnya.