Banyak Varian Produk Tapi Gak Laku?
Pelaku Usaha harus Pahami Psikologi Konsumen Ini
Mahmuda attar hussein
Selasa, 18 Januari 2022 - 18:15 WIB
Ilustrasi pelaku usaha memahami psikologi konsumen. Foto: Langit7/Istock
Tidak sedikit para pelaku usaha yang diajarkan mentor bisnisnya agar menjajakan produk yang menjawab kebutuhan konsumen.
Namun, seringkali para pelaku usaha menafsirkannya dengan menghadirkan banyak varian produk, yang justru malah minim penjualan. Untuk itu, pelaku usaha perlu memahami soal psikologi konsumen.
CEO dan Co-Founder Konsultan Inovasi Korporat, Indrawan Nugroho menjelaskan, sebetulnya konsumen akan lebih tertarik terhadap ketersediaan varian produk yang lebih sedikit ketimbang yang banyak.
"Nah coba lihat kembali penawaran produk Anda. Jangan-jangan keengganan pembeli untuk melakukan transaksi itu karena kebingungan memilih varian produk yang terlalu banyak," kata dia dikanal YouTubenya, Dr. Indrawan Nugroho.
Baca juga: Kopi Kenangan Gandeng Nicholas Saputra dan Isyana, Luncurkan Produk Kemasan Siap Minum
Dia mengibaratkan dengan seseorang yang datang ke sebuah restoran. Di mana biasanya pengunjung akan lebih kesulitan memilih makanan ketika disodorkan dengan buku menu yang tebal dan tersedia begitu banyak varian makanan.
Parahnya lagi, kata dia, sebagian pengunjung kehilangan selera makannya ketika harus berpikir untuk menentukan apa yang akan mereka makan.
Namun, seringkali para pelaku usaha menafsirkannya dengan menghadirkan banyak varian produk, yang justru malah minim penjualan. Untuk itu, pelaku usaha perlu memahami soal psikologi konsumen.
CEO dan Co-Founder Konsultan Inovasi Korporat, Indrawan Nugroho menjelaskan, sebetulnya konsumen akan lebih tertarik terhadap ketersediaan varian produk yang lebih sedikit ketimbang yang banyak.
"Nah coba lihat kembali penawaran produk Anda. Jangan-jangan keengganan pembeli untuk melakukan transaksi itu karena kebingungan memilih varian produk yang terlalu banyak," kata dia dikanal YouTubenya, Dr. Indrawan Nugroho.
Baca juga: Kopi Kenangan Gandeng Nicholas Saputra dan Isyana, Luncurkan Produk Kemasan Siap Minum
Dia mengibaratkan dengan seseorang yang datang ke sebuah restoran. Di mana biasanya pengunjung akan lebih kesulitan memilih makanan ketika disodorkan dengan buku menu yang tebal dan tersedia begitu banyak varian makanan.
Parahnya lagi, kata dia, sebagian pengunjung kehilangan selera makannya ketika harus berpikir untuk menentukan apa yang akan mereka makan.