Piala Asia Wanita
Kalah dari Thailand, Peluang Timnas Sepakbola Putri Makin Tipis
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 24 Januari 2022 - 23:15 WIB
Timnas sepakbola putri Indonesia saat melawan Australia. (foto: pssi)
Peluang Timnas Indonesia sepakbola putri untuk lolos fase group B Piala Asia makin berat usai takluk dari Thailand 0-4 dalam pertandingan yang digelar di Mumbai, India, Senin (24/1/2022) malam.
Meski sudah mengalami perbaikan, Garuda Pertiwi harus menyerah 4 gol tanpa balas. Tiga gol Thailand dilesakkan oleh Kanyanat Chetthabut, sedangkan sisanya dibuat Irravadee Makris.
Kekalahan ini sekaligus memupus harapan Timnas Indonesia untuk melenggang ke babak selanjutnya setelah sebelumnya dalam laga pertama kalah 0-18 dari Australia. Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Filipina.
Baca juga:Timnas Putri Indonesia Kalah dari Australia, Begini Penjelasan Rudy Eka
Pelatih timnas putri Indonesia Rudy Eka Priyambada untuk pertama kalinya menurunkan Shalika Aurelia, bek klub Roma Calcio Femminile dari Liga Serie B Putri Italia, sejak menit awal.
Sedangkan penyerang andalan Zahra Muzdalifah memulai permainan dari bangku cadangan.
Dari kubu Thailand, pelatih asal Jepang Miyo Okamoto juga memasukkan nama-nama terbaik seperti Taneekarn Dangda, penyerang yang bermain untuk klub Swedia Ostersunds DFF.
Meski sudah mengalami perbaikan, Garuda Pertiwi harus menyerah 4 gol tanpa balas. Tiga gol Thailand dilesakkan oleh Kanyanat Chetthabut, sedangkan sisanya dibuat Irravadee Makris.
Kekalahan ini sekaligus memupus harapan Timnas Indonesia untuk melenggang ke babak selanjutnya setelah sebelumnya dalam laga pertama kalah 0-18 dari Australia. Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Filipina.
Baca juga:Timnas Putri Indonesia Kalah dari Australia, Begini Penjelasan Rudy Eka
Pelatih timnas putri Indonesia Rudy Eka Priyambada untuk pertama kalinya menurunkan Shalika Aurelia, bek klub Roma Calcio Femminile dari Liga Serie B Putri Italia, sejak menit awal.
Sedangkan penyerang andalan Zahra Muzdalifah memulai permainan dari bangku cadangan.
Dari kubu Thailand, pelatih asal Jepang Miyo Okamoto juga memasukkan nama-nama terbaik seperti Taneekarn Dangda, penyerang yang bermain untuk klub Swedia Ostersunds DFF.