Sandiaga Optimis, 2022 Jadi Tahun Kebangkitan
Mahmuda attar hussein
Kamis, 27 Januari 2022 - 15:31 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Langit/Attar
Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) semakin menunjukkan geliatnya di tahun 2022.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pariwisata di tahun ini cukup perspektif. Kendati demikian, pandemi dan tantangan ekonomi cukup menjadi beban tersendiri.
"Namun, berkat dukungan stakeholders terkait, sektor pariwisata mampu rebound dan target kontribusi kita pada 2022 naik menjadi 4,3 persen," ujarnya dalam Indonesia Economic Outlook 2022: Strategi Pulihkan Sektor Parekraf di 2022, Rabu (26/1).
Baca juga: Menyusuri Panorama Pantai Pulau Merah Banyuwangi
Nilai ekspor ekonomi kreatif juga mengalami kenaikan menjadi USD21,2 juta, sementara nilai tambah ekonomi kreatif mencapai Rp1240 triliun. Hal itu menempatkan Indonesia di posisi ke-3 setelah Amerika dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop.
Lebih lanjut, pergerakan wisatawan nusantara mencapai diketahui telah mencapai 260-280 juta orang. Sementara wisatawan mancanegara masih cukup lesu.
"Tapi InsyaAllah akan rebound seiring dengan penanganan pandemi yang lebih baik," katanya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pariwisata di tahun ini cukup perspektif. Kendati demikian, pandemi dan tantangan ekonomi cukup menjadi beban tersendiri.
"Namun, berkat dukungan stakeholders terkait, sektor pariwisata mampu rebound dan target kontribusi kita pada 2022 naik menjadi 4,3 persen," ujarnya dalam Indonesia Economic Outlook 2022: Strategi Pulihkan Sektor Parekraf di 2022, Rabu (26/1).
Baca juga: Menyusuri Panorama Pantai Pulau Merah Banyuwangi
Nilai ekspor ekonomi kreatif juga mengalami kenaikan menjadi USD21,2 juta, sementara nilai tambah ekonomi kreatif mencapai Rp1240 triliun. Hal itu menempatkan Indonesia di posisi ke-3 setelah Amerika dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop.
Lebih lanjut, pergerakan wisatawan nusantara mencapai diketahui telah mencapai 260-280 juta orang. Sementara wisatawan mancanegara masih cukup lesu.
"Tapi InsyaAllah akan rebound seiring dengan penanganan pandemi yang lebih baik," katanya.