home wirausaha syariah

Jokowi Harapkan Kontribusi B20 dalam Transformasi Energi Hijau

Kamis, 27 Januari 2022 - 22:35 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong B20 untuk berkontribusi dalam upaya mempercepat transformasi menuju energi hijau. Percepatan transformasi energi hijau merupakan salah satu fokus yang akan dibahas dalam Presidensi G20 Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Pertemuan Pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting 2022, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/01/2022). "Kami mengharapkan kontribusi B20 untuk mempercepat transformasi energi yang mulus, tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat kecil," kata Jokowi.

Baca juga:Presiden Jokowi Lepas Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Terkait dengan pendanaan dan kemitraan, Jokowi mengatakan hal tersebut merupakan agenda yang harus menjadi perhatian utama, termasuk ahli teknologi untuk mendorong produksi berbasis ekonomi hijau. "Potensi di sektor energi terbarukan harus diikuti dengan skenario dan peta jalan yang jelas, termasuk pendanaan dan investasi," ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan sebesar 418 gigawatt, baik yang bersumber dari air, panas bumi, angin maupun matahari. Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki kekayaan sumber daya mineral logam yang dibutuhkan untuk mendorong transisi menuju ekonomi hijau berkelanjutan.

"Kami kaya akan nikel, bauksit, timah, dan tembaga. Kami memastikan akan menyuplai cukup bahan-bahan tersebut untuk kebutuhan dunia. Namun, bukan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dalam bentuk barang jadi atau setengah jadi yang bernilai tambah tinggi," ucapnya.

Baca juga:Bertemu PM Singapura, Presiden Jokowi Bahas Isu Myanmar
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jokowi presidensi g20 kontribusi ebt transisi energi energi baru terbarukan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya